Sudah Zona Oranye, Kasus Positif COVID-19 di Cimahi Masih Bermunculan
Selasa, 29 September 2020 - 16:50 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, kluster keluarga kini menjadi ancaman dalam penularan COVID-19. Tercatat hingga saat ini ada 43 kluster keluarga yang terpapar virus tersebut. Jumlah warga Cimahi yang terkonfirmasi positif terpapar virus korona dari puluhan kluster keluarga tersebut mencapai 107 orang.
Sistem penularan cluster kelurga ini berasal dari perjalanan luar daerah atau ada anggota keluarganya yang bekerja di luar daerah. Saat mereka kembali pulang ke Kota Cimahi tanpa disadari membawa virus COVID-16 yang menularkannya ke keluarga mereka.
Dia mencontohkan, ada salah satu anggota keluarga yang melakukan perjalanan dari Jakarta untuk urusan pekerjaan. Saat pulang, yang bersangkutan tidak menyadari jika tubuhnya terpapar karena tidak merasakan gejala. Semestinya karena Jakarta adalah zona merah, baiknya jangan dulu pulang.
"Protapnya kan begitu, atau kalau ingin memastikan di swab test dulu. Kasus-kasus seperti itu yang akhir-akhir ini banyak ditemukan di Kota Cimahi," kata perempuan yang akrab disapa Rini ini.
Disinggung soal penanganan kluster keluarga, hal tersebut disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Jika rumah dan lingkungannya memungkinkan untuk jadi tempat isolasi mandiri, maka opsi tersebut akan dilakukan. (Baca: warga Jabar Tertipu Investasi Online, Polda Lakukan Pengusutan).
Namun jika tidak apalagi sampai menularkan ke warga lain, maka opsinya akan dievakuasi ke tempat yang sudah disediakan. "Kalau ga rumah sakit rujukan seperti RSUD Cibabat, Dustira, bisa ke BPSDM Jabar di jalan Kolonel Masturi, Cimahi Utara," pungkasnya.
Sistem penularan cluster kelurga ini berasal dari perjalanan luar daerah atau ada anggota keluarganya yang bekerja di luar daerah. Saat mereka kembali pulang ke Kota Cimahi tanpa disadari membawa virus COVID-16 yang menularkannya ke keluarga mereka.
Dia mencontohkan, ada salah satu anggota keluarga yang melakukan perjalanan dari Jakarta untuk urusan pekerjaan. Saat pulang, yang bersangkutan tidak menyadari jika tubuhnya terpapar karena tidak merasakan gejala. Semestinya karena Jakarta adalah zona merah, baiknya jangan dulu pulang.
"Protapnya kan begitu, atau kalau ingin memastikan di swab test dulu. Kasus-kasus seperti itu yang akhir-akhir ini banyak ditemukan di Kota Cimahi," kata perempuan yang akrab disapa Rini ini.
Disinggung soal penanganan kluster keluarga, hal tersebut disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Jika rumah dan lingkungannya memungkinkan untuk jadi tempat isolasi mandiri, maka opsi tersebut akan dilakukan. (Baca: warga Jabar Tertipu Investasi Online, Polda Lakukan Pengusutan).
Namun jika tidak apalagi sampai menularkan ke warga lain, maka opsinya akan dievakuasi ke tempat yang sudah disediakan. "Kalau ga rumah sakit rujukan seperti RSUD Cibabat, Dustira, bisa ke BPSDM Jabar di jalan Kolonel Masturi, Cimahi Utara," pungkasnya.
(nag)
Lihat Juga :