Pekan ke-39 Jawa Tengah Bebas Daerah Berstatus Zona Merah
Senin, 28 September 2020 - 16:32 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga: Ratusan Massa Hadang Peserta Silaturrahmi Akbar KAMI )
Meski begitu, pihaknya juga menyoroti terkait beberapa kejadian luar biasa yang terjadi di Jawa Tengah selama dua pekan terakhir. Kejadian dangdutan di Kota Tegal, pengajian di Pekalongan dan Pemalang hingga terbaru lomba bola voli di Kabupaten Brebes menjadi perhatian.
"Saya minta yang seperti ini betul-betul ditunda dulu. Kami sampaikan dengan tegas, bahwa pemerintah saat ini betul-betul serius. Akan kami lakukan tindakan tegas bahkan proses hukum apabila ada yang melanggar," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah , Yulianto Prabowo membenarkan bahwa tidak ada daerah berstatus zona merah di Jawa Tengah pada pekan ke-39 saat ini.
"Data kita, zona merahnya tidak ada. Kondisi saat ini, ada 14 daerah masuk kategori zona kuning dan 21 lainnya zona oranye. Ini suatu peningkatan, karena dua minggu sebelumnya ada 6 daerah di Jawa Tengah yang tergolong zona merah, kemudian menurun dan sekarang tidak ada," beber Yulianto.
Meski begitu, pihaknya juga menyoroti terkait beberapa kejadian luar biasa yang terjadi di Jawa Tengah selama dua pekan terakhir. Kejadian dangdutan di Kota Tegal, pengajian di Pekalongan dan Pemalang hingga terbaru lomba bola voli di Kabupaten Brebes menjadi perhatian.
"Saya minta yang seperti ini betul-betul ditunda dulu. Kami sampaikan dengan tegas, bahwa pemerintah saat ini betul-betul serius. Akan kami lakukan tindakan tegas bahkan proses hukum apabila ada yang melanggar," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah , Yulianto Prabowo membenarkan bahwa tidak ada daerah berstatus zona merah di Jawa Tengah pada pekan ke-39 saat ini.
"Data kita, zona merahnya tidak ada. Kondisi saat ini, ada 14 daerah masuk kategori zona kuning dan 21 lainnya zona oranye. Ini suatu peningkatan, karena dua minggu sebelumnya ada 6 daerah di Jawa Tengah yang tergolong zona merah, kemudian menurun dan sekarang tidak ada," beber Yulianto.
Lihat Juga :