Antisipasi Bencana, Sungai Kandoa-Balambang Bakal Dinormalisasi

Minggu, 27 September 2020 - 16:44 WIB
loading...
Antisipasi Bencana,...
Pemerintah desa saat meninjau kondisi sungai yang hendak dinormalisasi di musim kemarau ini. Foto: Sindonews/Chaeruddin
A A A
LUWU - Pemerintah Desa Raja dan Pemerintah Desa Puty di Kecamatan Bua, menyepakati normalisasi Sungai Kandoa hingga Sungai Balambang, untuk mengantisipasi bencana abrasi sungai dan bahaya banjir di pemukiman warga.

Kesepakatan dua pemerintah ini ditandai dengan penandatangan surat yang juga ditandatangani oleh Camat Bua, Muhammad Sakti Abdul Latief, di Kantor Desa Raja, Minggu, (27/9/2020).

Baca Juga: Wahyu Napeng Kecam KUA-PPAS APBD Perubahan Kabupaten Luwu

Sebelum penandatanganan dilakukan, Camat Bua bersama Kepala Desa Raja, Tawakkal, Kepala Desa Puty, Yahya Kibaid, beserta perwakilan dari Danramil Bupon dan Polsek Bua, tokoh masyarakat, turun langsung meninjau kondisi sungai mulai dari Desa Puty (Sungai Kandoa) hingga Desa Raja (Sungai Balambang).

Tawakkal menjelaskan, kondisi sungai yang mengairi dua desa tersebut sudah banyak kelokan . Sehingga beberapa kali banjir membuat tanah pemukiman warga hanyut akibat ambles diterjang banjir.

"Kondisi ini sangat berbahaya bahkan mengancam nyawa warga karena sebagian tebing sungai pas berada di belakang rumah warga. Olehnya itu, kami selaku pemerintah Desa Raja dan Pemerintah Desa Puty, menuepakti dilakukan upaya pelurusan aliran sungai (normalisasi) ," ujar Tawakkal.

Dirinya menjelaskan, jika sungai ini dibuatkan jalur lurus dan tidak berkelok-kelok seperti sekarang tentu kata dia, bahaya bisa diminimalisir.

"Abrasi ke pemukiman warga tentu berkurang dan terjangan banjir ke rumah warga bisa kita hindari. Alhamdulillah, disaksikan pak camat dan aparat TNI, Polri, kita sudah sepakat untuk meluruskan aliran sungai di wilayah kami," ujarnya.

Baca Juga: Peserta SKB CPNS Luwu Utara Diimbau Tidak Percaya Calo

Camat Bua, Muhammad Sakti Abdul Latief, sangat mendukung upaya pencegahan yang dilakukan oleh kedua desa dan dirinya mendukung penuh.

"Solusi seperti ini yang diharapkan. Langkah selanjutnya setelah kedua desa menyepakati, memberikan pemahaman kepada warga, dan menyampaikan hasil pertemuan kita ke pemerintah kabupaten sekaligus bermohon bantuan kegiatan normalisasi sungai ," katanya.

Karena menurut Camat Bua, untuk menggeser atau meluruskan aliran sungai butuh dana besar sehingga perlu melibatkan pemerintah kabupaten ataupun pihak balai besar sungai di provinsi.

"Sebagai Camat Bua saya sangat mendukung, karena ini demi kebaikan masyarakat yang tinggal di sekitar sungai Kandoa hingga ke Balambang. Saya akan bantu untuk menyampaikan sekaligus melaporkan hal ini ke pak bupati, saya yakin beliau akan membantu," ujarnya.

Untuk diketahui, panjang sungai yang akan diluruskan melalui program normalisasi sungai diperkirakan mencapai 1 kilometer. Warga setempat berharap, aliran sungai Kandoa hingga Balambang bisa segera diperbaiki.

Banjir yang terjadi berkali-kali menyebabkan tanah warga yang tinggal di tepi sungai perlahan terkikis dan mengancam rumah dan keselamatan warga. Bukan hanya itu, lokasi yang akan dikerja juga terdapat satu masjid yang juga terancam jika tidak segera diatasi.

Baca Juga: Penyandang Disabilitas Korban Banjir Bandang di Luwu Utara Terima Bantuan
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hujan 10 Jam, 2 Desa...
Hujan 10 Jam, 2 Desa di Kabupaten Luwu Sulsel Terendam Banjir
Temui Ganjar, Pemprov...
Temui Ganjar, Pemprov Papua Selatan dan Pemkab Luwu Belajar Perencanaan Pembangunan
Korban Banjir Bandang...
Korban Banjir Bandang dan Tanah Longsor Luwu Utara Terima Huntap dari Pemerintah
Dipimpin Bobby Nasution,...
Dipimpin Bobby Nasution, Sungai di Medan Dibenahi Total
Restorasi Sungai Sekanak...
Restorasi Sungai Sekanak Lambidaro Palembang Dilanjutkan
Jadi Langganan Banjir,...
Jadi Langganan Banjir, Bupati Gresik Targetkan Normalisasi Kali Lamong Dimulai April
Kemenag Bergerak Cepat...
Kemenag Bergerak Cepat Tangani KUA Terdampak Banjir Bandang di Kabupaten Luwu
Jokowi Targetkan Normalisasi...
Jokowi Targetkan Normalisasi Kali Ciliwung Selesai Akhir 2024
Dukung Normalisasi,...
Dukung Normalisasi, Warga Bantaran Kali Ciliwung Enggan Direkolasi ke Rusunawa
Rekomendasi
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Perkenalkan Budaya Aceh,...
Perkenalkan Budaya Aceh, Peserta Audisi Miss Indonesia 2026 Tampil dengan Tari Ratoh Jaroe
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Berita Terkini
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
DPRD Kota Bandung Resmi...
DPRD Kota Bandung Resmi Sahkan Perda Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pramono Bakal Resmikan Ruang Publik di Rasuna Said dan Stasiun KRL JIS
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi...
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi saat Sidak Lapas Kelas IIA Cibinong
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved