Mahfud MD Utus Deputinya Inisiasi Temu Persepsi RUU Kejaksaan di Makassar

Sabtu, 26 September 2020 - 08:50 WIB
loading...
Mahfud MD Utus Deputinya...
Temu persepsi RUU Kejaksaan menghadirkan sejumlah stakeholder di Hotel Arya Duta Kota Makassar, kemarin. Foto : SINDOnews/Muhammad Khaidir
A A A
MAKASSAR - Simpang siurnya penafsiran banyak kalangan atas upaya revisi Undang Undang 16/2004 akhirnya disikapi Menkopolhukam, Prof Dr Mahfud MD . Baca : Guru Besar Hukum Unhas Dukung Revisi RUU Kejaksaan

Jumat (25/09/2020) kemarin, Mahfud mengutus Deputinya dibidang Hukum dan HAM, Dr Sugeng Purnomo untuk menggelar secara terbuka temu persepsi dengan sejumlah pihak di Hotel Arya Duta Kota Makassar. Kegiatan ini turut mengundang perwakilan Kepolisian, TNI, para praktisi hukum serta para pemikir dan rektor dari sejumlah kampus ternama.

Menurut Deputi Hukum dan HAM Kemenpolhukam, Dr Sugeng Purnomo , RUU Kejaksaan sendiri merupakan agenda prioritas dalam prolegnas. Karenanya gelaran temu persepsi ini sengaja digelar. "Alasan kenapa harus di Kota Makassar yah karena Makassar memang representatif untuk wilayah Timur Indonesia, apalagi di sinikan ada pusat kajiannya. Jadi tidak ada masalah. Nanti kita juga akan melakukannya di wilayah Indonesia Barat," jelasnya.

Sementara itu Kepala Biro Hukum dan Luar Negeri Kejagung RI, Dr Asep Nana Mulyana dalam kesempatanya sebagai salah satu pembicara dalam forum tersebut menjelaskan, rancangan undang undang 16/2004 ini telah sejak lama diwacanakan, namun baru tahun 2020 ini dapat terealisasi.

"Sudah sejak lama kami mengupayakan ini. Makanya tahun ini alhamdulillah ketika diajukan justru disambut baik dan masuk dalam agenda prioritas di Prolegnas," ujarnya. Baca Juga : Prof Farida Bahas Penggodokan RUU Kejaksaan di Podcast Kejati Sulsel

Kendati demikian ia menegaskan, menjelang pembahasan, RUU ini memang seharusnya dibahas dan diberi masukan oleh banyak pihak. Ia mengatakan tafsiran yang menyatakan RUU ini digodok dengan tujuan untuk menambah kewenangan Jaksa, adalah pandangan yang sempit. Sebab dasarnya RUU ini direvisi dengan maksud untuk memperkuat sistem peradilan pidana terpadu.

" RUU ini saya tekankan bukan dalam konteks kita untuk menambah kewenangan, apalagi untuk mengeliminasi atau mengkerdilkan institusi atau penegak hukum lainnya. RUU ini Seperti saya katakan berulang kali, kami hanya mengkompilir tugas pokok fungsi kami yang tersebar dibeberapa undang undang lain. Seperti Undang undang kehutanan, undang undang sistem peradilan militer dan sebagainya," ungkapnya.

Diketahui dalam acara ini turut hadir sejumlah pihak, termasuk Kepala Kanwil Kemenkumham Sulsel, Ketua PJI Sulsel, Ketua Pusat Kajian Kejaksaan Unhas serta perwakilan Kepala Kepolisian Daerah Sulsel, Sejumlah Kajari serta perwakilan Kepala Ouditurat Militer Tinggi IV Makassar serta tamu undangan lainnya.

Diketahui juga acara ini kemudian mencapai kesepakatan dan dituangkan dalam berita acara. Semua pihak mengganggap penting RUU Kejaksaan ini direvisi. Baca Lagi : Tim Intelijen Kejari Turun Tangan Usut Dugaan Pungli di Kanre Rong
(sri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kewenangan Jaksa dalam...
Kewenangan Jaksa dalam UU Kejaksaan Dinilai Berlebihan
UAD Yogyakarta: Hak...
UAD Yogyakarta: Hak Imunitas Halangi Penegakan Hukum dan Buat Jaksa Tak Tersentuh
Pemerintah Aceh Paparkan...
Pemerintah Aceh Paparkan Strategi Penanganan Covid-19 kepada Kemenko Polhukam
Danlantamal VIII Manado...
Danlantamal VIII Manado Terima Kunjungan Kerja Tim Kemenkopolhukam
Revisi RUU Kejaksaan...
Revisi RUU Kejaksaan Perkuat Sistem Peradilan Modern
Revisi RUU Kejaksaan...
Revisi RUU Kejaksaan Sudah Sesuai Harapan Publik
PKS Dapat Penghargaan...
PKS Dapat Penghargaan Terbaik Capaian Indeks Integritas Partai Politik 2025
Ada RUU Polri hingga...
Ada RUU Polri hingga Kejaksaan, Baleg DPR Sepakat 52 RUU Masuk Prolegnas Prioritas 2025
Kemenko Polkam Dorong...
Kemenko Polkam Dorong Tokoh Agama Berperan Aktif Promosikan Toleransi
Rekomendasi
Meksiko vs Korea Selatan:...
Meksiko vs Korea Selatan: Duel Penentu ke Fase Gugur
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Pemain Timnas Inggris...
Pemain Timnas Inggris Anthony Gordon Dikeroyok Media Spanyol
Berita Terkini
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved