Ridwan Kamil Klaim Penanganan COVID-19 Membaik, Begini Penjelasannya
Kamis, 24 September 2020 - 21:04 WIB
loading...
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil saat videoconference dengan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitana, Kamis (24/9/2020). Foto/Humas Pemprov Jabar
A
A
A
BANDUNG - Meski kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Provinsi Jawa Barat terus bertambah, namun Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengklaim bahwa penanganan COVID-19 secara umum menunjukan perbaikan.
Hal itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan yang digelar secara virtual dari rumah dinas Gubernur Jabar, Gedung Negara Pakuan, Bandung, Kamis (24/9/2020). (Baca juga: Pilwalkot Solo, Gibran-Teguh Nomor Urut 1 dan Bajo 2)
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar itu pun menjelaskan perihal membaiknya penanganan COVID-19 di provinsi yang dipimpinnya. (Baca juga: Licin, Wanita Cantik Penipu Ini Ditangkap setelah Buron 8 Tahun)
Menurutnya, berdasarkan data periode 14-20 September 2020 terdapat beberapa perkembangan yang baik dalam penanganan COVID-19. Di periode tersebut terdapat 3 daerah zona merah (risiko tinggi) di Jabar, yakni Kota Bekasi, Kabupaten Karawang, dan Kota Cirebon.
Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil menyebut, pada periode tersebut hanya Kota Bekasi yang masuk zona merah di wilayah Bodebek (Bogor, Depok, dan Bekasi) yang merupakan episentrum penyebaran COVID-19 di Jabar.
Selain itu, Kang Emil juga memaparkan bahwa tingkat kematian akibat COVID-19 (case fatality rate) di Jabar menurun dan angka kesembuhan (recovery rate) pun meningkat.
Hal itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan yang digelar secara virtual dari rumah dinas Gubernur Jabar, Gedung Negara Pakuan, Bandung, Kamis (24/9/2020). (Baca juga: Pilwalkot Solo, Gibran-Teguh Nomor Urut 1 dan Bajo 2)
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar itu pun menjelaskan perihal membaiknya penanganan COVID-19 di provinsi yang dipimpinnya. (Baca juga: Licin, Wanita Cantik Penipu Ini Ditangkap setelah Buron 8 Tahun)
Menurutnya, berdasarkan data periode 14-20 September 2020 terdapat beberapa perkembangan yang baik dalam penanganan COVID-19. Di periode tersebut terdapat 3 daerah zona merah (risiko tinggi) di Jabar, yakni Kota Bekasi, Kabupaten Karawang, dan Kota Cirebon.
Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil menyebut, pada periode tersebut hanya Kota Bekasi yang masuk zona merah di wilayah Bodebek (Bogor, Depok, dan Bekasi) yang merupakan episentrum penyebaran COVID-19 di Jabar.
Selain itu, Kang Emil juga memaparkan bahwa tingkat kematian akibat COVID-19 (case fatality rate) di Jabar menurun dan angka kesembuhan (recovery rate) pun meningkat.
Lihat Juga :