Warga Jabar Diimbau Waspada Potensi Cuaca Ekstrem Tiga Hari Kedepan
Kamis, 24 September 2020 - 15:51 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia, cuaca ekstrem juga terjadi pada kemarin, yakni hujan lebat disertai kilat atau petir, angin kencang dan dilaporkan terjadinya fenomena hujan es di sebagian wilayah Kabupaten dan Kota Bogor.
Curah hujan intensitas tinggi tercatat 51 mm dalam periode kurang dari 2 jam (16.00-17.30 WIB), dengan kecepatan angin maksimum 85 km/jam teramati di Stasiun Klimatologi Bogor. (Baca juga: Terganggu Pandemi, Sertifikasi Tanah di Majalengka Baru Mencapai 40 Ribu)
Cuaca ekstrim ini dipicu oleh kondisi atmosfer yang labil yakni proses konvektif yang signifikan didukung oleh faktor lokal yang kuat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah di Jawa Barat diantaranya Bogor. (Baca juga: Modal Rp0, Wanita Ini Bisa Sukses Jadi Pengusaha, Ini Ceritanya)
Berdasarkan citra satelit terpantau terjadinya penurunan suhu puncak awan signifikan mulai pukul 16.45 - 10.45 WIB, dengan suhu terendah -72.4⁰C pada jam 10.24 yang menandakan terjadinya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat periode tersebut.
Berdasarkan laporan BPBD, akibat cuaca ekstrim tersebut berdampak terjadinya pohon tumbang yang menutup ruas jalan yakni di Jalan Abdullah Bin Nuh Bogor tengah, robohnya salah satu alat pengamatan cuaca di Stasiun Klimatologi Bogor.
Curah hujan intensitas tinggi tercatat 51 mm dalam periode kurang dari 2 jam (16.00-17.30 WIB), dengan kecepatan angin maksimum 85 km/jam teramati di Stasiun Klimatologi Bogor. (Baca juga: Terganggu Pandemi, Sertifikasi Tanah di Majalengka Baru Mencapai 40 Ribu)
Cuaca ekstrim ini dipicu oleh kondisi atmosfer yang labil yakni proses konvektif yang signifikan didukung oleh faktor lokal yang kuat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah di Jawa Barat diantaranya Bogor. (Baca juga: Modal Rp0, Wanita Ini Bisa Sukses Jadi Pengusaha, Ini Ceritanya)
Berdasarkan citra satelit terpantau terjadinya penurunan suhu puncak awan signifikan mulai pukul 16.45 - 10.45 WIB, dengan suhu terendah -72.4⁰C pada jam 10.24 yang menandakan terjadinya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat periode tersebut.
Berdasarkan laporan BPBD, akibat cuaca ekstrim tersebut berdampak terjadinya pohon tumbang yang menutup ruas jalan yakni di Jalan Abdullah Bin Nuh Bogor tengah, robohnya salah satu alat pengamatan cuaca di Stasiun Klimatologi Bogor.
(boy)
Lihat Juga :