Wali Kota Tangsel Paparkan Penanganan Kekeringan, Kebakaran, hingga PSEL
Jum'at, 24 Juli 2026 - 17:18 WIB
loading...
A
A
A
"Kita sudah distribusikan sampai dengan kemarin kurang lebih 50.000 liter air bersih. Solusi jangka menengahnya, saya akan membangun sumur air dalam dengan toren yang besar seperti yang kita bangun di Perumahan Pesona Serpong," ujarnya, Jumat (24/7/2026).
Selain itu, Pemkot Tangsel akan mengintensifkan koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memantau perkembangan musim kemarau. Koordinasi juga dilakukan bersama pengelola Bendungan Katulampa di Bogor guna memantau debit Sungai Cisadane yang berpengaruh terhadap ketersediaan sumber air di wilayah Tangerang Selatan.
Di sektor pengelolaan lingkungan, antisipasi kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cipeucang turut menjadi perhatian. Benyamin menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk membangun cerobong pembuangan gas metana pada seluruh landfill sebagai upaya mengurangi risiko kebakaran akibat akumulasi gas di bawah permukaan.
"Saya sudah mintakan untuk dibuatkan cerobong dari bawah untuk membuang gas metana, sehingga walaupun ada percikan, tidak menyebabkan penyebaran api yang besar," katanya.
Benyamin juga memaparkan perkembangan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Saat ini, proses pengadaan lahan seluas sekitar 2,4 hektare telah memasuki tahap sosialisasi kepada masyarakat setelah penetapan lokasi diterbitkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).
Selain itu, Pemkot Tangsel akan mengintensifkan koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memantau perkembangan musim kemarau. Koordinasi juga dilakukan bersama pengelola Bendungan Katulampa di Bogor guna memantau debit Sungai Cisadane yang berpengaruh terhadap ketersediaan sumber air di wilayah Tangerang Selatan.
Di sektor pengelolaan lingkungan, antisipasi kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cipeucang turut menjadi perhatian. Benyamin menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk membangun cerobong pembuangan gas metana pada seluruh landfill sebagai upaya mengurangi risiko kebakaran akibat akumulasi gas di bawah permukaan.
"Saya sudah mintakan untuk dibuatkan cerobong dari bawah untuk membuang gas metana, sehingga walaupun ada percikan, tidak menyebabkan penyebaran api yang besar," katanya.
Benyamin juga memaparkan perkembangan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Saat ini, proses pengadaan lahan seluas sekitar 2,4 hektare telah memasuki tahap sosialisasi kepada masyarakat setelah penetapan lokasi diterbitkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).
(cip)
Lihat Juga :