UNJ Dampingi Penguatan Kapasitas Guru PKBM Ghaisan Cendekia

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:14 WIB
loading...
A A A
"Anak neurodivergen tidak selalu membutuhkan guru yang ahli terapi atau ahli psikologi. Mereka membutuhkan guru yang mau memahami cara mereka belajar. Ketika kita mengubah cara mengajar sedikit saja, sering kali anak tidak perlu lagi berjuang sendirian untuk mengikuti pembelajaran," ujarnya dikutip Rabu (15/7/2026).

Sesi ini ditutup dengan pengisian worksheet, memberi ruang bagi peserta untuk langsung mempraktikkan analisis serupa terhadap kasus yang mereka temui sehari-hari di kelas, sekaligus menjadi jembatan menuju sesi kedua.

Sesi kedua disampaikan oleh Wahyu Hardiani dengan judul "Penguatan Praktik Kolaborasi Guru dalam Mendukung Pembelajaran Anak Neurodivergen di PKBM Ghaisan Cendekia”.

Dalam sesi ini, peserta workshop diajak mengenal kembali anak dengan neurodivergen, mulai dari ADHD, learning disability, hingga autisme, bukan sebagai kekurangan yang harus diperbaiki, melainkan cara belajar yang berbeda. Dia membagikan sejumlah praktik sederhana yang bisa langsung diterapkan tanpa biaya besar, jadwal visual harian, kartu instruksi yang ditulis jelas di papan, penataan kelas yang minim distraksi, hingga sistem peer support yang memasangkan anak dengan teman yang bisa saling menguatkan.

Sepanjang kedua sesi, para peserta aktif berdiskusi soal kasus dan pengalaman mengajar masing-masing, sehingga materi yang dibahas tidak berhenti sebagai teori. Bagi para guru yang hadir, ini membekali cara pandang baru dalam membaca perilaku anak, bahwa di balik setiap ledakan emosi atau penolakan verbal, ada kebutuhan yang belum terpenuhi.

Program ini menjadi salah satu langkah kecil UNJ dalam mendorong pendidikan yang lebih inklusif, sekaligus berkontribusi pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas).
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
FKM UI Gelar Pelatihan...
FKM UI Gelar Pelatihan K3 dan Kesiapsiagaan Kebakaran untuk Guru SMPN 107 Jakarta
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
FIA UI Gelar Pengabdian...
FIA UI Gelar Pengabdian Masyarakat untuk Lansia di Sijuk Belitung
PKM di Meruya, UMB Dorong...
PKM di Meruya, UMB Dorong Kompetensi Guru SMK
UNJ Dorong Pendidikan...
UNJ Dorong Pendidikan Inklusif melalui Penguatan Kapasitas Guru di PKBM Ghaisan Cendekia
Kemendikdasmen Buka...
Kemendikdasmen Buka Akses Pelatihan AI dan Coding untuk Guru melalui Ruang GTK
Teknik Elektro UMB Hadirkan...
Teknik Elektro UMB Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Akuaponik di Srengseng
Rekomendasi
90 Menit yang Bisa Mengubah...
90 Menit yang Bisa Mengubah Takdir Lamine Yamal Jadi Legenda
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan SPBU di Medan Beroperasi Normal
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Berita Terkini
Ahli Sebut Penetapan...
Ahli Sebut Penetapan Tersangka Roy Suryo Sah: Penuhi Syarat Minimal Dua Alat Bukti
BSU Lanjutkan Komitmen...
BSU Lanjutkan Komitmen Dukungan Pendidikan Anak di Tahun Ajaran Baru 2026
Pemerintah Diminta Percepat...
Pemerintah Diminta Percepat Penanganan Pengungsi Konflik Papua dan Tindak Tegas KKB
Roy Suryo Bakal Ajukan...
Roy Suryo Bakal Ajukan Praperadilan Jilid III soal Penerapan Pasal 35 UU ITE
UNJ Dampingi Penguatan...
UNJ Dampingi Penguatan Kapasitas Guru PKBM Ghaisan Cendekia
Bea Cukai-Polri Bongkar...
Bea Cukai-Polri Bongkar Penyelundupan 3.336 Gram Narkotika di Bandara Soekarno-Hatta
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved