Cibuntu Diterjang Banjir Bandang, Ini Penjelasan BMKG
Selasa, 22 September 2020 - 13:06 WIB
loading...
A
A
A
"Kombinasi ini menyebabkan peningkatan aktivitas pertumbuhan awan hujan konvektif dengan jenis Cumulus padat dan Cumulonimbus yang menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang," jelas dia.
Berdasarkan data curah hujan di sekitar Sukabumi dan Bogor, telah terjadi hujan yang cukup merata dengan intensitas yang bervariasi ringan hingga sangat lebat pada sore hingga malam hari. (Baca juga: Bedah Buku Kesehatan Dosen Tel-U, Ini Manfaat Tumbuh-tumbuhan Indonesia)
Akumulasi curah hujan yang cukup tinggi dari hulu dengan durasi yang cukup lama berpotensi menyebabkan naiknya luapan air sungai, pada daerah dengan dataran yang cukup rendah hal ini berpotensi memicu terjadinya banjir bandang.
Berdasarkan data curah hujan di sekitar Sukabumi dan Bogor, telah terjadi hujan yang cukup merata dengan intensitas yang bervariasi ringan hingga sangat lebat pada sore hingga malam hari. (Baca juga: Bedah Buku Kesehatan Dosen Tel-U, Ini Manfaat Tumbuh-tumbuhan Indonesia)
Akumulasi curah hujan yang cukup tinggi dari hulu dengan durasi yang cukup lama berpotensi menyebabkan naiknya luapan air sungai, pada daerah dengan dataran yang cukup rendah hal ini berpotensi memicu terjadinya banjir bandang.
(boy)
Lihat Juga :