BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
Jum'at, 03 Juli 2026 - 22:47 WIB
loading...
A
A
A
Direktur Jenderal Bea dan Cukai Letjen TNI (Purn) Djaka Budhi Utama menuturkan pengungkapan kasus berawal dari kecurigaan petugas terhadap komoditas yang masuk melalui jalur impor. Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan narkotika yang disamarkan di dalam empat kontainer, kemudian mengembangkan penyelidikan hingga ke Gresik, Jawa Timur, dan Purwakarta, Jawa Barat.
"Setelah terdeteksi barang yang dikemas dalam empat kontainer dan disamarkan di balik tumpukan koper serta produk Lateks, Ternyata narkotika, langsung dilakukan penyelidikan dan berhasil mengungkap di Gresik, Jatim dan Purwakarta Jabar," katanya.
Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Pol Aswin Sipayung menambahkan seluruh tersangka saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap jaringan internasional yang terlibat.
Keberhasilan tersebut tidak hanya menggagalkan peredaran narkotika dalam jumlah besar, tetapi juga diperkirakan menyelamatkan lebih dari 10 juta jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika. Potensi kerugian ekonomi yang berhasil dicegah diperkirakan mencapai lebih dari Rp4,5 triliun.
"Jika diuangkan, potensi kerugian ekonomi yang berhasil dicegah mencapai Rp4,5 triliun lebih," katanya.
"Setelah terdeteksi barang yang dikemas dalam empat kontainer dan disamarkan di balik tumpukan koper serta produk Lateks, Ternyata narkotika, langsung dilakukan penyelidikan dan berhasil mengungkap di Gresik, Jatim dan Purwakarta Jabar," katanya.
Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Pol Aswin Sipayung menambahkan seluruh tersangka saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap jaringan internasional yang terlibat.
Keberhasilan tersebut tidak hanya menggagalkan peredaran narkotika dalam jumlah besar, tetapi juga diperkirakan menyelamatkan lebih dari 10 juta jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika. Potensi kerugian ekonomi yang berhasil dicegah diperkirakan mencapai lebih dari Rp4,5 triliun.
"Jika diuangkan, potensi kerugian ekonomi yang berhasil dicegah mencapai Rp4,5 triliun lebih," katanya.
(jon)
Lihat Juga :