Pekebun Sawit di Bengkulu Selatan Dilatih Budidaya dan Pemetaan Modern
Kamis, 02 Juli 2026 - 09:13 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, peserta akan mempraktikkan berbagai teknik budidaya, mulai dari pembuatan pancang tanam sesuai standar hingga belajar menyusun peta kebun secara utuh. Hasil pemetaan tersebut nantinya dapat dimanfaatkan sebagai dokumen penting dalam pengelolaan perkebunan.
"Kami ingin peserta pulang bukan hanya membawa sertifikat, tetapi juga membawa kemampuan yang benar-benar bermanfaat untuk meningkatkan produktivitas kebun," ujar Gema dalam keterangannya, Kamis (2/6/2026).
Ia menjelaskan, proses pembelajaran juga didukung sistem digital melalui Learning Management System (LMS). Setelah pelatihan selesai, peserta tetap mendapatkan pendampingan agar ilmu yang diperoleh benar-benar diterapkan di lapangan.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Selatan, Binagransya mengapresiasi penyelenggaraan program tersebut. Ia berharap jumlah penerima manfaat terus bertambah karena peningkatan kapasitas petani dinilai sangat penting bagi kemajuan sektor perkebunan di daerah.
"Tahun ini sekitar 150 peserta mengikuti pelatihan dan target keseluruhan mencapai kurang lebih 400 orang. Kami berharap program seperti ini terus berlanjut sehingga semakin banyak pekebun yang mendapatkan manfaat," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Bengkulu, Sri Herlin Despita menilai peningkatan kualitas SDM menjadi kebutuhan mendesak mengingat Bengkulu merupakan salah satu daerah penghasil kelapa sawit nasional.
"Kami ingin peserta pulang bukan hanya membawa sertifikat, tetapi juga membawa kemampuan yang benar-benar bermanfaat untuk meningkatkan produktivitas kebun," ujar Gema dalam keterangannya, Kamis (2/6/2026).
Ia menjelaskan, proses pembelajaran juga didukung sistem digital melalui Learning Management System (LMS). Setelah pelatihan selesai, peserta tetap mendapatkan pendampingan agar ilmu yang diperoleh benar-benar diterapkan di lapangan.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Selatan, Binagransya mengapresiasi penyelenggaraan program tersebut. Ia berharap jumlah penerima manfaat terus bertambah karena peningkatan kapasitas petani dinilai sangat penting bagi kemajuan sektor perkebunan di daerah.
"Tahun ini sekitar 150 peserta mengikuti pelatihan dan target keseluruhan mencapai kurang lebih 400 orang. Kami berharap program seperti ini terus berlanjut sehingga semakin banyak pekebun yang mendapatkan manfaat," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Bengkulu, Sri Herlin Despita menilai peningkatan kualitas SDM menjadi kebutuhan mendesak mengingat Bengkulu merupakan salah satu daerah penghasil kelapa sawit nasional.
Lihat Juga :