Wagub Sumsel Dituding Tinggalkan Hutang, AW Noviadi: Itu Tidak Benar
Senin, 21 September 2020 - 11:29 WIB
loading...
A
A
A
Setelah jabatan Mawardi Yahya-Daud Hasyim berakhir tanggal 22 Agustus 2015, maka ditunjuk Pejabat Bupati Ogan Ilir yakni Yulizar Dinoto sampai pasangan A.W Noviadi- Ilyas dilantik tanggal 18 Februari 2016.
"Lalu mengapa hutang tersebut belum dibayarkan, secara yuridis formal bukan lagi tanggung jawab Mawardi Daud Hasyim. Dan bagi Kabupaten Ogan Ilir , dengan anggaran APBD Ogan Ilir tahun 2016 sebesar Rp1,2 triliun, apalah artinya hutang daerah yang hanya Rp193,5 miliar itu. Harusnya tahun 2016 hutang tersebut sudah bisa lunas," jelas Ovi kembali.
Sementara itu, mantan Ketua DPRD Ogan Ilir , Iklim Cahya menyebutkan adanya tunggakan pembayaran proyek kepada pihak ketiga waktu itu, bukan kelalaian Bupati Mawardi Yahya, tapi memang saat itu ada kebijakan pemerintah pusat yang memotong anggaran untuk daerah.
(Baca juga: Tengah Malam Polrestabes Medan Gelar Razia, Pelanggar Kocar-kacir )
"Karena kondisi keuangan negara saat itu. Sementara proyek-proyek pembangunan sudah berjalan (dikerjakan) oleh pihak ketiga. Rasanya tidak elok kalau proyek-proyek yang sedang dikerjakan itu dibatalkan. Karena itu Bupati Mawardi Yahya tetap melanjutkan proyek-proyek tersebut," imbuh Iklim Cahya.
"Lalu mengapa hutang tersebut belum dibayarkan, secara yuridis formal bukan lagi tanggung jawab Mawardi Daud Hasyim. Dan bagi Kabupaten Ogan Ilir , dengan anggaran APBD Ogan Ilir tahun 2016 sebesar Rp1,2 triliun, apalah artinya hutang daerah yang hanya Rp193,5 miliar itu. Harusnya tahun 2016 hutang tersebut sudah bisa lunas," jelas Ovi kembali.
Sementara itu, mantan Ketua DPRD Ogan Ilir , Iklim Cahya menyebutkan adanya tunggakan pembayaran proyek kepada pihak ketiga waktu itu, bukan kelalaian Bupati Mawardi Yahya, tapi memang saat itu ada kebijakan pemerintah pusat yang memotong anggaran untuk daerah.
(Baca juga: Tengah Malam Polrestabes Medan Gelar Razia, Pelanggar Kocar-kacir )
"Karena kondisi keuangan negara saat itu. Sementara proyek-proyek pembangunan sudah berjalan (dikerjakan) oleh pihak ketiga. Rasanya tidak elok kalau proyek-proyek yang sedang dikerjakan itu dibatalkan. Karena itu Bupati Mawardi Yahya tetap melanjutkan proyek-proyek tersebut," imbuh Iklim Cahya.
(eyt)
Lihat Juga :