Kisah Inspiratif Irine Yandri Sandrika, Sukses Bangun Bisnis Sop Buah
Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:55 WIB
loading...
A
A
A
Irine menjadi contoh bahwa media sosial bukan sekadar ruang hiburan, tetapi juga dapat menjadi alat pemasaran yang efektif bagi pelaku usaha. Dengan memanfaatkan TikTok, ia mampu menjangkau lebih banyak calon pembeli dan membangun kedekatan dengan audiens. Konten yang sederhana, jujur, dan menampilkan aktivitas nyata justru menjadi kekuatan tersendiri karena terasa dekat dengan kehidupan masyarakat.
“Saya dulu sempat jualan kopi bungkus di dekat lampu merah. Kemudian juga jualan es dengan mengirim ke rumah pelanggan atau pemesan,” ungkap Irine dalam salah satu keterangannya.
Cerita itu memperlihatkan bahwa keberhasilan yang ia raih hari ini lahir dari proses panjang, bukan semata-mata karena viral di media sosial. Bagi banyak pelaku UMKM, perjalanan Irine Yandri Sandrika dapat menjadi inspirasi bahwa peluang selalu terbuka bagi mereka yang berani memulai.
Keterbatasan latar belakang pendidikan maupun modal awal tidak selalu menjadi penghalang, selama pelaku usaha memiliki kemauan untuk belajar, konsisten menjaga kualitas produk, dan mampu memanfaatkan teknologi secara tepat. Baca juga: BPS: Jumlah UMKM di Indonesia Capai 59 Juta Usaha Tahun 2023
Kisah Sop Buah Irine juga menunjukkan bahwa bisnis lokal memiliki ruang besar untuk berkembang ketika dikemas dengan strategi komunikasi yang sesuai. Di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat yang semakin dekat dengan media sosial, kehadiran Irine menjadi bukti bahwa usaha kuliner dapat tumbuh dari pinggir jalan menuju pasar yang lebih luas melalui kerja keras dan pemanfaatan platform digital.
“Saya dulu sempat jualan kopi bungkus di dekat lampu merah. Kemudian juga jualan es dengan mengirim ke rumah pelanggan atau pemesan,” ungkap Irine dalam salah satu keterangannya.
Cerita itu memperlihatkan bahwa keberhasilan yang ia raih hari ini lahir dari proses panjang, bukan semata-mata karena viral di media sosial. Bagi banyak pelaku UMKM, perjalanan Irine Yandri Sandrika dapat menjadi inspirasi bahwa peluang selalu terbuka bagi mereka yang berani memulai.
Keterbatasan latar belakang pendidikan maupun modal awal tidak selalu menjadi penghalang, selama pelaku usaha memiliki kemauan untuk belajar, konsisten menjaga kualitas produk, dan mampu memanfaatkan teknologi secara tepat. Baca juga: BPS: Jumlah UMKM di Indonesia Capai 59 Juta Usaha Tahun 2023
Kisah Sop Buah Irine juga menunjukkan bahwa bisnis lokal memiliki ruang besar untuk berkembang ketika dikemas dengan strategi komunikasi yang sesuai. Di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat yang semakin dekat dengan media sosial, kehadiran Irine menjadi bukti bahwa usaha kuliner dapat tumbuh dari pinggir jalan menuju pasar yang lebih luas melalui kerja keras dan pemanfaatan platform digital.
(poe)
Lihat Juga :