Dadang Supriatna Anggap Insentif Guru Ngaji Tak Manusiawi
Minggu, 20 September 2020 - 16:25 WIB
loading...
A
A
A
"Saat ini, kesejahteraan guru ngaji yang jumlahnya sekitar 16.300 orang kurang diperhatikan oleh pemerintah. Insya Allah dengan anggaran Rp100 miliar itu, guru ngaji, ustadz, dan ustadzah bisa mendapatkan insentif Rp500.000/bulan. Sekarang kan mereka hanya dapat Rp50.000, itu tidak manusiawi," ungkap Dadang, Minggu (20/9/2020).
Menurut Dadang, program tersebut sangat rasional dan sangat mungkin diwujudkan. Sebab, pihaknya telah menghitung kebutuhan anggaran tersebut dan disesuaikan dengan kemampuan APBD Kabupaten Bandung .
"Kami telah hitung, anggarannya sangat mencukupi. Kami sangat prihatin ketika misalnya para ustadz ini sakit. Rata-rata mereka tidak punya BPJS. Apalagi, insentifnya juga sangat kecil. Insya Allah kami akan tingkatkan menjadi Rp500.000/bulan plus BPJS gratis," tegasnya.
Diketahui, janji tersebut juga sempat disampaikan Dadang saat hadir dalam sosialisasi empat pilar bersama Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid di Pondok Pesantren Al Jawami, Cileunyi, Kabupaten Bandung , Jumat (18/9/2020) lalu. (Baca juga: 2 Kapal Ikan Vietnam Disergap KRI Usman Harun-359 di Natuna Utara )
Dalam kesempatan itu, Dadang menyatakan, dirinya bersama Syahrul Gunawan sangat berkepentingan memperhatikan kesejahteraan para guru ngaji, ustadz, dan ustadzah. Pasalnya, mereka merupakan pencetak generasi muslim yang berkarakter dan Islami, sehingga kesejahteraannya harus diperhatikan.
Menurut Dadang, program tersebut sangat rasional dan sangat mungkin diwujudkan. Sebab, pihaknya telah menghitung kebutuhan anggaran tersebut dan disesuaikan dengan kemampuan APBD Kabupaten Bandung .
"Kami telah hitung, anggarannya sangat mencukupi. Kami sangat prihatin ketika misalnya para ustadz ini sakit. Rata-rata mereka tidak punya BPJS. Apalagi, insentifnya juga sangat kecil. Insya Allah kami akan tingkatkan menjadi Rp500.000/bulan plus BPJS gratis," tegasnya.
Diketahui, janji tersebut juga sempat disampaikan Dadang saat hadir dalam sosialisasi empat pilar bersama Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid di Pondok Pesantren Al Jawami, Cileunyi, Kabupaten Bandung , Jumat (18/9/2020) lalu. (Baca juga: 2 Kapal Ikan Vietnam Disergap KRI Usman Harun-359 di Natuna Utara )
Dalam kesempatan itu, Dadang menyatakan, dirinya bersama Syahrul Gunawan sangat berkepentingan memperhatikan kesejahteraan para guru ngaji, ustadz, dan ustadzah. Pasalnya, mereka merupakan pencetak generasi muslim yang berkarakter dan Islami, sehingga kesejahteraannya harus diperhatikan.
Lihat Juga :