2 Kapal Ikan Vietnam Disergap KRI Usman Harun-359 di Natuna Utara
Minggu, 20 September 2020 - 14:27 WIB
loading...
A
A
A
Menanggapi hal tersebut, Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid mengatakan, penangkapan dua KIA berbendera Vietnam, merupakan bentuk komitmen pimpinan TNI AL untuk selalu menghadirkan patroli di laut, terutama yang berbatasan dengan negara tetangga. Hal ini dilakukan demi menjamin dan menjaga keamanan dan kedaulatan di wilayah laut yurisdiksi nasional.
![2 Kapal Ikan Vietnam Disergap KRI Usman Harun-359 di Natuna Utara]()
" TNI AL sebagai komponen Pertahanan di laut, memegang peran penting dalam melaksanakan upaya-upaya penegakkan hukum dan kedaulatan di laut dengan menggelar operasi-operasi laut oleh satuan-satuan operasi salah satunya yang berada dibawah pembinaan Koarmada I," lanjutnya
"Koarmada I tidak akan ada keraguan untuk menindak segala bentuk pelanggaran dan tindak kejahatan di laut termasuk Ilegal fishing yang saat ini masih sering terjadi. Ini merupakan bentuk pertanggungjawaban Koarmada I kepada masyarakat dan bangsa walaupun di tengah pendemi COVID-19 dalam menjaga keamanan dan kedaulatan yang ditugaskan pimpinan TNI AL kepada Koarmada I," tegasnya.
Kedua KIA BV5075TS dan BV92658TS beserta 13 ABK, selanjutnya dikawal menuju Lanal Ranai untuk dilaksanakan pemeriksaan lebih lanjut. Kedua KIA berbendera Vietnam tersebut diduga melanggar pasal 93 ayat 2 junto pasal 27 ayat 2 UU No. 45/2009 tentang perikanan, karenakan diduga telah melakukan pelanggaran berupa mengoperasikan kapal penangkap ikan berbendera asing di ZEE Indonesia .

" TNI AL sebagai komponen Pertahanan di laut, memegang peran penting dalam melaksanakan upaya-upaya penegakkan hukum dan kedaulatan di laut dengan menggelar operasi-operasi laut oleh satuan-satuan operasi salah satunya yang berada dibawah pembinaan Koarmada I," lanjutnya
"Koarmada I tidak akan ada keraguan untuk menindak segala bentuk pelanggaran dan tindak kejahatan di laut termasuk Ilegal fishing yang saat ini masih sering terjadi. Ini merupakan bentuk pertanggungjawaban Koarmada I kepada masyarakat dan bangsa walaupun di tengah pendemi COVID-19 dalam menjaga keamanan dan kedaulatan yang ditugaskan pimpinan TNI AL kepada Koarmada I," tegasnya.
Kedua KIA BV5075TS dan BV92658TS beserta 13 ABK, selanjutnya dikawal menuju Lanal Ranai untuk dilaksanakan pemeriksaan lebih lanjut. Kedua KIA berbendera Vietnam tersebut diduga melanggar pasal 93 ayat 2 junto pasal 27 ayat 2 UU No. 45/2009 tentang perikanan, karenakan diduga telah melakukan pelanggaran berupa mengoperasikan kapal penangkap ikan berbendera asing di ZEE Indonesia .
(eyt)
Lihat Juga :