IAFMI Factory Visit ke Kawasan Industri Krakatau Steel Cilegon
Minggu, 03 Mei 2026 - 22:41 WIB
loading...
A
A
A
Dari diskusi terbatas di Cilegon ini, disuarakan urgensi transformasi dari resource extraction menuju industrial capability sebagai satu-satunya jalan untuk keluar dari jebakan ekonomi berbasis komoditas.
Lihat video: Nasib UU Migas, Sampai Kapan Menunggu Regulasi?
“Indonesia tidak bisa terus menjadi pasar bagi industri global. Kita harus menjadi produsen, pemilik teknologi, dan pengendali rantai pasok. Jika tidak sekarang, kita akan terus tertinggal,” kata Chief Commercial Officer PT Artas Energi Petrogas Hendrik Kawilarang Luntungan dikutip Minggu (3/5/2026).
PT Artas Energi Petrogas saat ini telah membuktikan kapabilitas tersebut. Sebagai satu-satunya produsen seamless tube di Indonesia, IST telah berkontribusi menyumbang devisa negara hingga Rp 15 Triliun melalui substitusi impor dan ekspor ke pasar Asia–Timur Tengah.
Produk IST telah digunakan di proyek-proyek KKKS dengan standar API 5CT & API 5L, menjadi bukti bahwa industri dalam negeri mampu bersaing secara kualitas global. Oleh karena itu, IAFMI didukung oleh KMI mendorong Transformasi agar dapat memberikan dampak langsung terhadap beberapa hal sebagai berikut:
1. Penurunan signifikan impor peralatan migas
2. Efisiensi dan optimalisasi cost recovery
3. Peningkatan TKDN berbasis kualitas, bukan sekadar angka
4. Lahirnya national champions industri migas
5. Penguatan posisi Indonesia sebagai basis industri migas di Asia Tenggara
Lihat video: Nasib UU Migas, Sampai Kapan Menunggu Regulasi?
“Indonesia tidak bisa terus menjadi pasar bagi industri global. Kita harus menjadi produsen, pemilik teknologi, dan pengendali rantai pasok. Jika tidak sekarang, kita akan terus tertinggal,” kata Chief Commercial Officer PT Artas Energi Petrogas Hendrik Kawilarang Luntungan dikutip Minggu (3/5/2026).
PT Artas Energi Petrogas saat ini telah membuktikan kapabilitas tersebut. Sebagai satu-satunya produsen seamless tube di Indonesia, IST telah berkontribusi menyumbang devisa negara hingga Rp 15 Triliun melalui substitusi impor dan ekspor ke pasar Asia–Timur Tengah.
Produk IST telah digunakan di proyek-proyek KKKS dengan standar API 5CT & API 5L, menjadi bukti bahwa industri dalam negeri mampu bersaing secara kualitas global. Oleh karena itu, IAFMI didukung oleh KMI mendorong Transformasi agar dapat memberikan dampak langsung terhadap beberapa hal sebagai berikut:
1. Penurunan signifikan impor peralatan migas
2. Efisiensi dan optimalisasi cost recovery
3. Peningkatan TKDN berbasis kualitas, bukan sekadar angka
4. Lahirnya national champions industri migas
5. Penguatan posisi Indonesia sebagai basis industri migas di Asia Tenggara
Lihat Juga :