Puluhan Komunitas di Pangkep Gelar Aksi Bersih-bersih World Clean Up Day 2020
Sabtu, 19 September 2020 - 15:57 WIB
loading...
Komunitas yang ada di Pangkep, Sulawesi Selatan menggelar aksi bersih-bersih saat World Clean Up Day 2020.Foto/iNews/Saharudin
A
A
A
PANGKEP - Menjaga lingkungan dan kebersihan bukan hanya dilakukan oleh petugas kebersihan atau segelintir orang saja. Kita semua harus ikut menjaga lingkungan dan kebersihan. Hal itu coba diwujudkan dalam World Cleanup Day 2020.
(Baca juga: Curi Motor di Pasar Pringsewu, Pelaku Babak Belur Dihajar Massa)
Puluhan komunitas di Kabupaten Pangkep turut melakukan aktivitas bersih-bersih dalam gerakan “World Cleanup Day 2020” pada 19 September 2020, sebagai bentuk kontribusi dalam menjaga lingkungan.
(Oknum Polisi yang Dilaporkan Setubuhi Gadis Pelanggar Lalu Lintas Terancam Dipecat)
Serentak di 8 kecamatan darat dan satu desa di pulau di Kabupaten Pangkep, ratusan relawan mengumpulkan sampah plastik dan puntung rokok di berbagai tempat wisata dan taman Bambu Runcing di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Untuk menanggulangi masalah tersebut, gerakan World Cleanup Day ini merupakan aksi global yang sudah dimulai sejak 2008 sebagai bentuk kepedulian masyarakat dunia terhadap permasalah sampah yang disebabkan oleh manusia.
"Permasalahan sampah adalah tanggung jawab setiap orang. Untuk itu, kita semua harus bersama-sama untuk mengatasinya. Kalau di Pangkep sendiri gerakan World Cleanup Day ini sudah masuk tahun ketiga. World Clean Up Day ini masuk sejak tahun 2018 di Kabupaten Pangkep," ucap Muhammad Ardi Sangkala, perwakilan Komunitas YouTubers Pangkep dalam aksi tersebut.
(Baca juga: Curi Motor di Pasar Pringsewu, Pelaku Babak Belur Dihajar Massa)
Puluhan komunitas di Kabupaten Pangkep turut melakukan aktivitas bersih-bersih dalam gerakan “World Cleanup Day 2020” pada 19 September 2020, sebagai bentuk kontribusi dalam menjaga lingkungan.
(Oknum Polisi yang Dilaporkan Setubuhi Gadis Pelanggar Lalu Lintas Terancam Dipecat)
Serentak di 8 kecamatan darat dan satu desa di pulau di Kabupaten Pangkep, ratusan relawan mengumpulkan sampah plastik dan puntung rokok di berbagai tempat wisata dan taman Bambu Runcing di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Untuk menanggulangi masalah tersebut, gerakan World Cleanup Day ini merupakan aksi global yang sudah dimulai sejak 2008 sebagai bentuk kepedulian masyarakat dunia terhadap permasalah sampah yang disebabkan oleh manusia.
"Permasalahan sampah adalah tanggung jawab setiap orang. Untuk itu, kita semua harus bersama-sama untuk mengatasinya. Kalau di Pangkep sendiri gerakan World Cleanup Day ini sudah masuk tahun ketiga. World Clean Up Day ini masuk sejak tahun 2018 di Kabupaten Pangkep," ucap Muhammad Ardi Sangkala, perwakilan Komunitas YouTubers Pangkep dalam aksi tersebut.
Lihat Juga :