Tekan Konsumsi BBM, Pengamat Dorong Masyarakat Beralih ke Transportasi Publik
Rabu, 01 April 2026 - 15:57 WIB
loading...
A
A
A
Sejauh ini, tren kebutuhan BBM di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII DPR RI akhir November lalu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan bahwa hingga September 2025 konsumsi BBM dalam negeri mencapai 232.417 kiloliter per hari. Kebutuhan BBM nasional tersebut terdiri dari bensin, solar, avtur, avgas, MDF, dan MFO. Dari total konsumsi itu, porsi impor masih cukup besar.
Untuk bensin, impornya mencapai 60,26% pada 2024 dan 49,64% pada 2025. Sementara pada solar, impor lebih rendah, yakni 20,48% pada 2024 dan 15,80% pada 2025 hingga September.
Sementara itu, rincian kebutuhan bensin pada 2025 menunjukkan kenaikan dibanding 2024.
Tercatat total permintaan bensin mencapai 105.432 kiloliter per hari, naik dari 100.110 kiloliter per hari di tahun sebelumnya. Sedangkan untuk konsumsi bensin subsidi (JBKP/Pertalite) justru menurun. Kebutuhan JBKP tahun 2024 yaitu 81.093 kiloliter per hari, pada tahun 2025 sampai September sebesar 76.923 kiloliter per hari.
Di sisi lain, konsumsi bensin non-subsidi meningkat signifikan menjadi 28.509 kiloliter per hari, dari sebelumnya 19.016 kiloliter per hari. Salah satunya untuk solar, total kebutuhan turun cukup tajam pada 2025. Dari 106.970 kiloliter per hari pada 2024, permintaan solar hanya 72.308 kiloliter per hari hingga September 2025.
Untuk bensin, impornya mencapai 60,26% pada 2024 dan 49,64% pada 2025. Sementara pada solar, impor lebih rendah, yakni 20,48% pada 2024 dan 15,80% pada 2025 hingga September.
Sementara itu, rincian kebutuhan bensin pada 2025 menunjukkan kenaikan dibanding 2024.
Tercatat total permintaan bensin mencapai 105.432 kiloliter per hari, naik dari 100.110 kiloliter per hari di tahun sebelumnya. Sedangkan untuk konsumsi bensin subsidi (JBKP/Pertalite) justru menurun. Kebutuhan JBKP tahun 2024 yaitu 81.093 kiloliter per hari, pada tahun 2025 sampai September sebesar 76.923 kiloliter per hari.
Di sisi lain, konsumsi bensin non-subsidi meningkat signifikan menjadi 28.509 kiloliter per hari, dari sebelumnya 19.016 kiloliter per hari. Salah satunya untuk solar, total kebutuhan turun cukup tajam pada 2025. Dari 106.970 kiloliter per hari pada 2024, permintaan solar hanya 72.308 kiloliter per hari hingga September 2025.
(wur)
Lihat Juga :