RSCM Ungkap Kondisi Aktivis KontraS Andrie Yunus Kini Telah Stabil
Selasa, 17 Maret 2026 - 10:45 WIB
loading...
Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus disiram air keras oleh orang tak dikenal usai melakukan kegiatan podcast di Kantor YLBHI, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026) malam. Foto: Tangkapan layar
A
A
A
JAKARTA - RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) mengungkapkan kondisi Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus kini kian membaik. Kondisinya juga tidak berada dalam situasi yang mengancam jiwa.
"Saat ini, kondisi umum pasien sudah stabil dan tidak dalam kondisi yang mengancam jiwa," tulis keterangan RSCM, dikutip Selasa (17/3/2026).
Kini pasien masih akan menjalani perawatan intensif guna proses pemulihan berjalan optimal. Tim medis juga akan melanjutkan penanganan secara bertahap sesuai dengan perkembangan kondisi pasien.
Baca juga: Partai Perindo Kutuk Keras Aksi Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus
"Termasuk kemungkinan tindakan rekonstruksi jaringan dan prosedur lanjutan untuk membantu mengoptimalkan pemulihan fungsi penglihatan," ucapnya.
Diketahui, Andrie dilarikan ke RSCM akibat disiram air keras oleh orang tak dikenal yang mengenai area wajah dan beberapa bagian tubuhnya. Ia datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSCM pada Jumat (13/3/2026) dini hari, dengan luka bakar pada wajah, leher, dada, punggung, serta kedua lengan, disertai gangguan penglihatan pada mata kanan.
Setibanya di IGD, tim medis segera melakukan pemeriksaan awal dan tindakan stabilisasi. Pemeriksaan menggunakan indikator pH menunjukkan adanya paparan zat kimia bersifat asam pada area luka.
Dari pemeriksaan lanjutan menunjukkan bahwa pasien mengalami luka bakar sekitar 20% pada area tubuh serta trauma kimia pada mata kanan dengan derajat keparahan tingkat tiga pada fase akut. Kondisi itu menyebabkan penurunan tajam penglihatan serta kerusakan pada permukaan kornea.
"Saat ini, kondisi umum pasien sudah stabil dan tidak dalam kondisi yang mengancam jiwa," tulis keterangan RSCM, dikutip Selasa (17/3/2026).
Kini pasien masih akan menjalani perawatan intensif guna proses pemulihan berjalan optimal. Tim medis juga akan melanjutkan penanganan secara bertahap sesuai dengan perkembangan kondisi pasien.
Baca juga: Partai Perindo Kutuk Keras Aksi Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus
"Termasuk kemungkinan tindakan rekonstruksi jaringan dan prosedur lanjutan untuk membantu mengoptimalkan pemulihan fungsi penglihatan," ucapnya.
Diketahui, Andrie dilarikan ke RSCM akibat disiram air keras oleh orang tak dikenal yang mengenai area wajah dan beberapa bagian tubuhnya. Ia datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSCM pada Jumat (13/3/2026) dini hari, dengan luka bakar pada wajah, leher, dada, punggung, serta kedua lengan, disertai gangguan penglihatan pada mata kanan.
Setibanya di IGD, tim medis segera melakukan pemeriksaan awal dan tindakan stabilisasi. Pemeriksaan menggunakan indikator pH menunjukkan adanya paparan zat kimia bersifat asam pada area luka.
Dari pemeriksaan lanjutan menunjukkan bahwa pasien mengalami luka bakar sekitar 20% pada area tubuh serta trauma kimia pada mata kanan dengan derajat keparahan tingkat tiga pada fase akut. Kondisi itu menyebabkan penurunan tajam penglihatan serta kerusakan pada permukaan kornea.
(rca)
Lihat Juga :