KNMP di Bantul yang Digagas Prabowo Diapresiasi Nelayan
Kamis, 05 Maret 2026 - 16:11 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Ketua KNMP Poncosari Paijan mengatakan, hadirnya KNMP ini sangat menguntungkan para nelayan karena mendapatkan 400 jaring, 10 kapal, dan 30 mesin yang disesuaikan dengan kebutuhan nelayan.
Adanya gerai kuliner juga akan meningkatkan perekonomian warga. Selama ini ikan hasil tangkapan nelayan hanya dijual kepada tengkulak. Nantinya ikan hasil tangkapan wajib dijual ke koperasi dan dibuat produk kuliner yang lebih bervariasi, sehingga menambah penghasilan para nelayan.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengecek pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Poncosari, Srandakan, Bantul, DIY, Rabu (4/3/2026). Dia menegaskan, KNMP harus berkembang dan memberikan kesejahteraan bagi para nelayan.
Trenggono menyebutkan, kunjungannya ini menjadi rangkaian perjalanannya mengecek KNMP di seluruh Indonesia. Di tahun 2025 ada sekitar 100 kampung nelayan yang dibangun. Salah satunya di DIY di Desa Poncosari, Srandakan, Bantul.
“Ini bagian dari rangkaian perjalanan saya mengecek seluruh pembangunan KMNP. Sebelumnya dari NTT, NTB, Jawa Timur dan hari ini di DIY. Besok akan ke Jateng dan minggu depan ke Sulawesi,” kata Trenggono didampingi Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto.
Trenggono mengaku senang dengan progres pembangunan yang ada. Hal ini bisa dilihat dari seluruh bangunan yang cukup sempurna. Para nelayan juga antusias menerima program kampung nelayan.
Saat ini, ujar dia, KNMP Poncosari siap beroperasi dan tinggal pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN). Selain itu juga akan digulirkan program asuransi bagi nelayan agar mereka lebih nyaman ketika melakukan aktivitas penangkapan ikan di laut.
“SPBN sedang kamu upayakan, dan nanti seluruh nelayan akan diberikan asuransi,” ujar Trenggono.
Adanya gerai kuliner juga akan meningkatkan perekonomian warga. Selama ini ikan hasil tangkapan nelayan hanya dijual kepada tengkulak. Nantinya ikan hasil tangkapan wajib dijual ke koperasi dan dibuat produk kuliner yang lebih bervariasi, sehingga menambah penghasilan para nelayan.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengecek pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Poncosari, Srandakan, Bantul, DIY, Rabu (4/3/2026). Dia menegaskan, KNMP harus berkembang dan memberikan kesejahteraan bagi para nelayan.
Trenggono menyebutkan, kunjungannya ini menjadi rangkaian perjalanannya mengecek KNMP di seluruh Indonesia. Di tahun 2025 ada sekitar 100 kampung nelayan yang dibangun. Salah satunya di DIY di Desa Poncosari, Srandakan, Bantul.
“Ini bagian dari rangkaian perjalanan saya mengecek seluruh pembangunan KMNP. Sebelumnya dari NTT, NTB, Jawa Timur dan hari ini di DIY. Besok akan ke Jateng dan minggu depan ke Sulawesi,” kata Trenggono didampingi Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto.
Trenggono mengaku senang dengan progres pembangunan yang ada. Hal ini bisa dilihat dari seluruh bangunan yang cukup sempurna. Para nelayan juga antusias menerima program kampung nelayan.
Saat ini, ujar dia, KNMP Poncosari siap beroperasi dan tinggal pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN). Selain itu juga akan digulirkan program asuransi bagi nelayan agar mereka lebih nyaman ketika melakukan aktivitas penangkapan ikan di laut.
“SPBN sedang kamu upayakan, dan nanti seluruh nelayan akan diberikan asuransi,” ujar Trenggono.
Lihat Juga :