KNMP di Bantul yang Digagas Prabowo Diapresiasi Nelayan
Kamis, 05 Maret 2026 - 16:11 WIB
loading...
A
A
A
Di Kampung Nelayan ini, tambah dia, juga akan dilengkapi dengan pabrik es, gudang beku, kuliner, hingga perawatan kapal. Nantinya akan menggandeng investor untuk membantu proses pemasaran produk yang ada.
Lebih lanjut Trenggono mengatakan, program ini merupakan komitmen dari Presiden Prabowo yang konsisten membangun sektor kelautan, perikanan dan pangan.
Program KNMP ini menjadi bagian penting dalam program swasembada pangan. “Tahun depan akan dikembangkan lagi 1.000 KNMP sampai di daerah terpencil,” ujar Trenggono.
Di lokasi yang sama, Titiek Soeharto mengatakan, mengaku senang dengan dibangunnya KMNP di Poncosari. Bangunan yang ada cukup modern dan bagus. “Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat untuk nelayan,” kata Titiek berharap.
Putri mantan Presiden Soeharto ini juga berpesan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan agar tegas dalam menjaga ketersediaan lobster. Sebab, di Gunungkidul banyak benih bening lobster, namun nelayan tidak berani menangkap karena dilindugi. Sementara yang terjadi dari luar ada yang menangkap dan dijual.
“Kami minta perhatian Kementerian Kelautan dan Perikanan agar ini ditertibkan. Jangan sampai BBL ini diselundupkan,” kata Titiek.
Lebih lanjut Trenggono mengatakan, program ini merupakan komitmen dari Presiden Prabowo yang konsisten membangun sektor kelautan, perikanan dan pangan.
Program KNMP ini menjadi bagian penting dalam program swasembada pangan. “Tahun depan akan dikembangkan lagi 1.000 KNMP sampai di daerah terpencil,” ujar Trenggono.
Di lokasi yang sama, Titiek Soeharto mengatakan, mengaku senang dengan dibangunnya KMNP di Poncosari. Bangunan yang ada cukup modern dan bagus. “Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat untuk nelayan,” kata Titiek berharap.
Putri mantan Presiden Soeharto ini juga berpesan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan agar tegas dalam menjaga ketersediaan lobster. Sebab, di Gunungkidul banyak benih bening lobster, namun nelayan tidak berani menangkap karena dilindugi. Sementara yang terjadi dari luar ada yang menangkap dan dijual.
“Kami minta perhatian Kementerian Kelautan dan Perikanan agar ini ditertibkan. Jangan sampai BBL ini diselundupkan,” kata Titiek.
(rca)
Lihat Juga :