Anggota DPRD DKI Jakarta Ini Sepakat Minimarket Dibatasi untuk Perkuat Kopdes Merah Putih dan UMKM
Kamis, 26 Februari 2026 - 13:37 WIB
loading...
A
A
A
“Memang, ada yang dikecualikan untuk jam operasionalnya seperti minimarket di rest area jalan tol, dan di tempat khusus seperti Bandara, stasiun kereta api dan lainnya. Yang seperti itu, silakan dilanjut, tapi yang berada di luar kawasan khusus harus ditertibkan sekarang juga. Tidak perlu ditunda-tunda lagi,” tegas Lukman.
Saat ditanyakan apakah pembenahan minimarket modern juga perlu dilakukan di wilayah Provinsi Daerah Khusus Jakarta, secara tegas diiyakannya, Jakarta yang menjadi gantungan hidup jutaan orang, menjadi tolok ukur bagi provinsi lain.
Kalau Jakarta tidak melakukannya, program penataan minimarket modern tidak akan jalan di daerah lain. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2020, jumlah gerai minimarket di Jakarta sudah mencapai 2.696 gerai.
Sebarannya, Jakarta Barat ada 701 gerai, Jakarta Selatan 688 gerai, Jakarta Timur 609 gerai, Jakarta Pusat 360 gerai, dan Jakarta Utara 338 gerai. Hanya dikepulauan seribu yang tidak ada gerai minimarket modernnya. “Jakarta harus menjadi contoh dan pelopor dalam penertiban minimarket modern,” tegasnya.
Saat ditanyakan apakah pembenahan minimarket modern juga perlu dilakukan di wilayah Provinsi Daerah Khusus Jakarta, secara tegas diiyakannya, Jakarta yang menjadi gantungan hidup jutaan orang, menjadi tolok ukur bagi provinsi lain.
Kalau Jakarta tidak melakukannya, program penataan minimarket modern tidak akan jalan di daerah lain. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2020, jumlah gerai minimarket di Jakarta sudah mencapai 2.696 gerai.
Sebarannya, Jakarta Barat ada 701 gerai, Jakarta Selatan 688 gerai, Jakarta Timur 609 gerai, Jakarta Pusat 360 gerai, dan Jakarta Utara 338 gerai. Hanya dikepulauan seribu yang tidak ada gerai minimarket modernnya. “Jakarta harus menjadi contoh dan pelopor dalam penertiban minimarket modern,” tegasnya.
(shf)
Lihat Juga :