Subsidi Kuota Internet untuk Guru dan Siswa Direalisasikan Akhir September
Kamis, 17 September 2020 - 19:12 WIB
loading...
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Wajo, Faisal. Foto: SINDOnews/Reza Pahlevi
A
A
A
WAJO - Guru dan siswa tak lama lagi akan menerima subsidi kuota internet . Bantuanuntuk kelancaran pembelajaran jarak jauh (PJJ) ini diperkirakan terealisasi akhir bulan September 2020.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Wajo , Faisal mengatakan, bantuan kuota internet dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) ini, akan diberikan selama empat bulan, mulai September hingga Desember 2020.
Baca juga: Bantuan Kuota bagi Mahasiswa Tak Dibatasi Pemakaiannya
"Jadi untuk mendapatkan kouta gratis dari Kemendikbud, nomor handphone setiap siswa dan siswi didaftarkan melalui data pokok pendidik atau dapodik divsetiap sekolah. Penginputan data sudah dilakukan sejak awal Agustus dan berakhir pada tanggal 31 Agustus," jelasnya kepada SINDOnews, Kamis (17/9/2020).
Saat ini, proses belajar langsung atau tatap muka belum bisa dilakukan, olehnya itu untuk mendukung proses belajar jarak jauh atau daring, siswa akan mendapatkan bantuan kuota internet gratis dari Kemendikbud.
Adapun nominalnya, Kata Faisal, sejauh ini belum diketahui. Namun ia memprediksi, jumlah kuota internet yang akan didapatkan siswa kurang lebih 10 Gigabyte.
"Pembagian kouta gratis merupalan salah satu langkah untuk mendukung proses belajar secara daring. Kami belum bisa memastikan berapa jumlah kuota persiswa yang akan diberikan, namun diprediksi jumlahnya kurang lebih 10 gb," tandasnya.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Wajo , Faisal mengatakan, bantuan kuota internet dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) ini, akan diberikan selama empat bulan, mulai September hingga Desember 2020.
Baca juga: Bantuan Kuota bagi Mahasiswa Tak Dibatasi Pemakaiannya
"Jadi untuk mendapatkan kouta gratis dari Kemendikbud, nomor handphone setiap siswa dan siswi didaftarkan melalui data pokok pendidik atau dapodik divsetiap sekolah. Penginputan data sudah dilakukan sejak awal Agustus dan berakhir pada tanggal 31 Agustus," jelasnya kepada SINDOnews, Kamis (17/9/2020).
Saat ini, proses belajar langsung atau tatap muka belum bisa dilakukan, olehnya itu untuk mendukung proses belajar jarak jauh atau daring, siswa akan mendapatkan bantuan kuota internet gratis dari Kemendikbud.
Adapun nominalnya, Kata Faisal, sejauh ini belum diketahui. Namun ia memprediksi, jumlah kuota internet yang akan didapatkan siswa kurang lebih 10 Gigabyte.
"Pembagian kouta gratis merupalan salah satu langkah untuk mendukung proses belajar secara daring. Kami belum bisa memastikan berapa jumlah kuota persiswa yang akan diberikan, namun diprediksi jumlahnya kurang lebih 10 gb," tandasnya.
Lihat Juga :