Kill The LAst Jadi Wadah Penggemar Esport Kota Pahlawan

Kamis, 17 September 2020 - 09:53 WIB
loading...
Kill The LAst Jadi Wadah...
Komunitas Kill The LAst Surabaya saat dalam sebuah pertemuan belum lama ini.Foto/ist
A A A
SURABAYA - Penggemar dunia esport di Kota Surabaya kini tak perlu bingung mencari wadah berekspresi dan berprestasi. Kini, di kota ini baru saja dibentuk wadah esport yang diberi nama Kill The LAst Surabaya

Komunitas Kill The LAst yang merupakan bagian dari LAzone Surabaya hingga kini masih terus menerima gamer untuk bergabung. "Kami baru saja membuat akun, dan follower awal kami sudah ada sekitar 1.181 orang dan masih akan terus bertambah lagi," kata Samsul Arifin salah satu pentolan Kill The LAst Surabaya, dalam rilisnya, Kamis (17/9/2020).

Perkumpulan anak-anak muda kreatif ini masih terus menjalin komunikasi intensif tiap harinya ke komunitas esport profesional yang sudah punya klub maupun gamer yang bermarkas di tiap kafe hingga warung kopi. Kata dia sudah banyak pemain esport yang selama ini sudah punya tim, punya manajer, hingga punya manajemen khusus ikut bergabung bersama Kill The LAst.

"Setelah ada wadah bagi pemain esport, setiap Jumat kami rutin melakukan scrim (uji tanding), setelah itu kami juga selalu live instagram yang mendatangkan narasumber profesional, kami juga undang komunitas untuk berbagi pengalaman di dunia game," terangnya.

Menurutnya ini adalah salah satu cara meningkatkan kemampuan para gamer. Dalam berbagai acara live instagram Kill The LAst, klub-klub profesional diberikan ruang untuk berbicara kepada anggota komunitas secara online soal bagaimana menjadi tim yang disegani dan berprestasi dalam dunia esport yang makin hari makin berkembang pesat ini.

Di masa pandemi COVID-19 ini pertemuan masih belum bisa dilaksanakan secara tatap muka. Namun, pertemuan dalam jumlah terbatas dan memakai protokol pencegahan COVID-19 rutin dilakukan tiap pekannya.

Pembina Kill The LAst Surabaya, Zuli Bachtiar mengatakan sudah banyak gamer tergabung dalam komunitas ini. Data hingga pekan kedua bulan September 2020 ini sudah ada 13 komunitas yang ikut join. Belasan komunitas yang terdiri dari ratusan gamer ini sudah punya tim profesional serta punya tim andalan masing-masing, namun mereka tetap memutuskan bergabung dalam wadah komunitas Kill The LAst.

Untuk gamer yang tergabung dalam komunitas Kill The LAst terbanyak adalah pemain PUBG, kemudian Mobile Legends, Magic Chess dan CODM. Untuk tim yang tergabung dalam Kill The LAst Surabaya adalah Arpack, Wolfthering, Hakana Borneo, SLGC, AS, GPRS, Maishabama Esport, Magnum Opus, Limaks, Etuk Esport, Mobile Legend Surabaya, PUBG Surabaya, dan The Humble.

"Kill The LAst ini jadi wadah, di mana tim-tim esport ataupun komunitas gamer berkumpul dalam genre semua game online. Tujuan adanya wadah ini untuk mengangkat gamer Surabaya agar lebih berprestasi dan bisa bertemu satu sama lain lewat turnamen dan scrim yang rutin digelar Kill The LAst," katanya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilgub Maluku Utara,...
Pilgub Maluku Utara, Asrul Rasyid Ichsan Komitmen Pengembangan Esports
Salurkan Hobi Milenial,...
Salurkan Hobi Milenial, Relawan Ganjar Gelar Turnamen Mobile Legends
Galang Dukungan, Relawan...
Galang Dukungan, Relawan Sedulur Saklawase Gelar Turnamen Esports
Gelar Turnamen PUBG...
Gelar Turnamen PUBG Mobile, Srikandi Ganjar Gandeng Komunitas Anak Muda
Salurkan Hobi Pemuda,...
Salurkan Hobi Pemuda, OMG Jogja Gelar Kompetisi Mobile Legends
Penuh Optimisme Timnas...
Penuh Optimisme Timnas CS:GO Men Targetkan Menang di Lower Bracket
PMGO 2026 Cetak Rekor...
PMGO 2026 Cetak Rekor Guinness, Lebih dari 1,2 Juta Pendaftar Turnamen
Kolaborasi untuk Pengembangan...
Kolaborasi untuk Pengembangan Ekosistem Esports di Indonesia
Gaet Sosok Legendaris,...
Gaet Sosok Legendaris, EA Sports FC Mobile Hadirkan Komentator Berbahasa Indonesia
Rekomendasi
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan...
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan Kini Lebih Agresif
Kasus Wanita Disekap...
Kasus Wanita Disekap 3 Tahun di Bandung, Uya Kuya Desak Polisi Tangkap Pelaku
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
Berita Terkini
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Kadis Pertanian Merauke:...
Kadis Pertanian Merauke: CSR dan Optimasi Lahan Berhasil Tingkatkan Produksi dan Stabilkan Harga Beras
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved