Mayat Wanita di Kebun Tebu Ternyata Dibunuh Teman Dekatnya
Kamis, 17 September 2020 - 06:45 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga: Hanya Bisa Mengekor, Riau Dinilai Gagal Tangani COVID-19 )
Dia mengungkapkan, motifnya karena pelaku sakit hati, sebab ketika pelaku menagih hutang kepada korban tidak segera dikembalikan, dan secara spontan pelaku menghabisi korban, dengan cara dicekik dan dibekap dalam kamar tidur pelaku.
"Ketika berada di kamar tidur korban dicekik kurang lebih 30 menit hingga meninggal dunia, selanjutnya korban diikat dengan rafia, terus di bawa ke kebun tebu yang jaraknya 20 meter dari rumah pelaku sebagai tempat kejadian," ungkapnya.
Dari keterangan tersangka, pembunuhan terhadap korban dilakukan saat korban tiduran terlentang dikamar tersangka. Tersangka menanyakan terkait hutang uang sejumlah Rp3,5 juta ke korban, namun dijawab "Sabar mas, rausah crewet aku lagi golek".
Secara sepontan tersangka langsung menindih korban, dan leher korban dicekik dengan tangan kanannya sedangkan tangan kirinya membekap mulut korban, sedangkan kedua kaki tersangka menahan kedua tangan korban dengan cara ditindih, setelah korban lemas dan dipastikan sudah meninggal tersangka melepas cekikannya.
Dia mengungkapkan, motifnya karena pelaku sakit hati, sebab ketika pelaku menagih hutang kepada korban tidak segera dikembalikan, dan secara spontan pelaku menghabisi korban, dengan cara dicekik dan dibekap dalam kamar tidur pelaku.
"Ketika berada di kamar tidur korban dicekik kurang lebih 30 menit hingga meninggal dunia, selanjutnya korban diikat dengan rafia, terus di bawa ke kebun tebu yang jaraknya 20 meter dari rumah pelaku sebagai tempat kejadian," ungkapnya.
Dari keterangan tersangka, pembunuhan terhadap korban dilakukan saat korban tiduran terlentang dikamar tersangka. Tersangka menanyakan terkait hutang uang sejumlah Rp3,5 juta ke korban, namun dijawab "Sabar mas, rausah crewet aku lagi golek".
Secara sepontan tersangka langsung menindih korban, dan leher korban dicekik dengan tangan kanannya sedangkan tangan kirinya membekap mulut korban, sedangkan kedua kaki tersangka menahan kedua tangan korban dengan cara ditindih, setelah korban lemas dan dipastikan sudah meninggal tersangka melepas cekikannya.
Lihat Juga :