UMKM Jangan Hanya di Promosi, Tapi Juga Dimodali

Rabu, 16 September 2020 - 16:02 WIB
loading...
UMKM Jangan Hanya di...
Bupati Muba, Dodi Reza Alex Noerdin.
A A A
PALEMBANG - Tak bisa dipungkiri hampir semua UMKM di masa pandemi COVID-19 ini terkena imbas, termasuk di Kabupaten Musi Banyuasin. Namun hal ini bisa dituntaskan oleh Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin dengan berbagai program terobosan dan inovasi yang telah di implementasikan.

Termasuk beberapa waktu lalu dimana Pemkab Muba mendapatkan reward dari Kementerian Keuangan yakni berupa dana insentif tambahan pada tahap pertama sebesar Rp11,9 miliar dan tahap kedua Rp15,7 miliar, atas keberhasilannya mengatasi perekonomian warga terdampak COVID-19.

"Insentif tambahan ini sebagian dialokasikan untuk memulihkan perekonomian di Muba dari berbagai sektor terutama bagi pelaku UMKM, jadi prinsipnya UMKM itu jangan hanya di promosikan saja tetapi juga harus diberikan suntikan modal juga," tegas Dodi Reza saat hadir Sebagai Narasumber pada Seminar dan Lokakarya Membangun Sinergi Para Pihak (Pemerintah Daerah, Pelaku Usaha, CSO dan Masyarakat) untuk Kemajuan Ekonomi Umat di Era New Normal (Covid-19) yang diselenggaraam PWNU Sumsel bersama LAZISNU Dengan Tema "Program dan Kebijakan Pemajuan Ekonomi Umat Kabupaten Musi Banyuasin di Era New Normal di Hotel Santika Premiere Bandara Palembang, Selasa (15/9/2020).

Kemudian, upaya lain yang dilakukan Pemkab Muba untuk memberikan bantuan kepada UMKM di Muba yakni dengan mendukung modal kepada UMKM dengan membantu para penjahit di Muba dengan memberikan modal untuk membuat masker dan dibagikan secara gratis dengan seluruh masyarakat sebanyak 1 juta masker.

"Melalui Disdagperin kita berdayakan penjahit di Muba diberi modal untuk membuat masker yang akan diberikan secara gratis kepada warga Muba, Alhamdulillah lewat program ini penjahit yang tentu terdampak COVID-19 menjadi terbantu dengan program sejuta masker tersebut," ulasnya.

Ketua KADIN Sumsel ini melanjutkan, Pemkab Muba juga memberikan becak motor (bentor) hingga bantuan dana mencapai Rp10 juta tiap UMKM di Muba yang terdampak COVID-19.

Bantuan Bupati Muba untuk pelaku usaha/pedagang berupa sarana usaha yakni 100 unit Gerobak Kuliner, 50 Unit Bentor untuk pedagang keliling, dan 500 unit timbangan standar tera untuk pedagang pasar yang akan segera diserahkan pada akhir tahun 2020. "Ini kita lakukan dalam rangka pemulihan ekonomi masyarakat terdampak pandemi COVID-19," terangnya.

Dodi merinci, ada sebanyak 1.600 pedagang ultra mikro yang mendapatkan bantuan Presiden masing-masing Rp2,4 juta dengan total Rp3.840.000.000. "Selain dari itu kita juga punya program yang inisiasi Pemkab Muba yang memberikan sarana dan prasarana usaha seperti motor bentor untuk pedang keliling yang biasanya memakai sepeda yang dikayuh, pedagang sayur komplek kita diberikan sepeda motor gerobak sehingga mereka bisa meningkatkan omset usaha," bebernya.

Lanjutnya, melalui program bantuan tersebut Dodi berkeyakinan perekonomian pelaku UMKM Muba akan membaik di tengah wabah COVID-19. "Upaya-upaya akan terus kita gencarkan demi pemulihan kestabilan perekonomian di Muba," ujarnya.

Ia menambahkan, dirinya menargetkan sebanyak 5.000 pelaku UMKM di Muba nantinya akan merata tersentuh bantuan Presiden dan Pemkab Muba. "Kita mendapat jatah 1.600 namun target saya akan mengusulkan lagi peruntukan bagi 5.000 pelaku UKMK di Muba," harapnya.

"Saya inginkan pedagang ultra mikro naik mikro, mikro menjadi kecil, kecil jadi usaha menengah. Jadi bisa terintegrasi secara baik kelas usahanya," tambahnya.

Selain itu kita ketahui bahwa pandemi COVID-19 telah mengakibatkan perlambatan ekonomi dan juga penurunan ekonomi masyarakat dikarenakan turunnya harga komoditas salah satunya karet dan sawit.

"Inovasi Musi Banyuasin diantaranya adalah dengan program aspal karet yang dapat menaikkan perekonomian petani karet rakyat dan juga Biofuel merubah sawit jadi bahan bakar nabati (BBN) yang pada akhirnya dapat meningkatkan perekonomian petani sawit di Kabupaten Musi Banyuasin", pungkasnya.

Sementara itu, Ketua PWNU Sumsel KH Amiruddin Nahrawi (Cak Amir) didampingi Ketua LAZISNU Anwar Sadat mengaku takjub dengan apa yang sudah di implementasikan Bupati Muba Dodi Reza dalam membantu ekonomi umat di tengah pandemi. "Kiranya ini bisa diikuti Kepala Daerah lainnya di Indonesia terutama di Sumsel, sehingga perekonomian ekonomi umat bisa tertolong di tengah COVID-19," sebutnya.

Cak Amir menambahkan, dibutuhkan keseriusan dan komitmen yang tinggi dari Kepala Daerah agar benar-benar perekonomian umat bisa stabil. "Muba sudah nyata merealisasikannya, semoga diikuti daerah lain," tandasnya.

Dalam rangkaian seminar dan Lokakarya Membangun Sinergi Para Pihak (Pemerintah Daerah, Pelaku Usaha, CSO dan Masyarakat) untuk Kemajuan Ekonomi Umat di Era New Normal (COVID-19) yang diselenggarakan PWNU Sumsel bersama LAZISNU tersebut juga dihadiri Bupati Banyuasin Askolani dan turut hadir menjadi moderator Dosen FISIP Unsri, Dr Muhammad Husni Thamrin.
(alf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Survei Pilkada Muba...
Survei Pilkada Muba 2024, Lucianty Unggul Dibanding Apriyadi
Tersinggung Dimarahi,...
Tersinggung Dimarahi, Pria di Banyung Lencir Bacok Kakak Kandung hingga Luka Parah
Jual Anak di Bawah Umur...
Jual Anak di Bawah Umur ke Pria Hidung Belang, Ibu Muda di Muba Ditangkap Polisi
Jalan Desa di Muba Rusak...
Jalan Desa di Muba Rusak Parah, Pemkab Gelontorkan Anggaran Rp30 Miliar
Jual BBM Oplosan, Ibu...
Jual BBM Oplosan, Ibu Rumah Tangga Raup Untung Rp75 Juta Perbulan
Penyulingan Minyak Meledak,...
Penyulingan Minyak Meledak, Langit Muba Mendadak Hitam
Rekomendasi
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU Polri Jadi UU
Dirut Himbara Dikumpulin...
Dirut Himbara Dikumpulin Dasco Bersama Mensesneg, Bahas Apa?
Berita Terkini
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved