Pelaku Usaha IHT Madura Minta Pemerintah Pusat Lakukan Pembinaan
Rabu, 07 Januari 2026 - 21:29 WIB
loading...
A
A
A
“Pemerintah harus hadir membina. Industri rokok di Madura punya potensi besar, baik untuk serapan tenaga kerja aupun kesejahteraan petani. Jangan sampai Madura dicap sebagai sarang rokok ilegal,” ucapnya.
Baca juga: 6 Brigjen Naik Pangkat Jadi Mayjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan Desember 2025, Ini Namanya
Fathor juga sepandangan dengan Bupati Situbondo yang menyatakan jangan sampai pemerintah pusat mematikan IHT lokal. Menurut Fathor, selama ini para pengusaha IHT Madura sudah tegak lurus, karena itu pemerintah pusat sebagai pengambil kebijakan juga bersikap serupa.
"Silakan pemerintah pusat tegak lurus, jangan membunuh industri tembakau, tapi tolong industri tembakau ini dibina. Kita juga ingin maju bersama," ucapnya.
Selain itu, Fathor juga mengajak para pelaku usaha IHT di Madura bangkit dan maju bersama. Apalagi, pertumbuhan IHT di Madura terbilang pesat sehingga menciptakan dampak seperti serapan bahan baku dari para petani, serapan tenaga kerja, peningkatan pendapatan daerah hingga penerimaan negara dari sektor cukai hasil tembakau.
Baca juga: 6 Brigjen Naik Pangkat Jadi Mayjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan Desember 2025, Ini Namanya
Fathor juga sepandangan dengan Bupati Situbondo yang menyatakan jangan sampai pemerintah pusat mematikan IHT lokal. Menurut Fathor, selama ini para pengusaha IHT Madura sudah tegak lurus, karena itu pemerintah pusat sebagai pengambil kebijakan juga bersikap serupa.
"Silakan pemerintah pusat tegak lurus, jangan membunuh industri tembakau, tapi tolong industri tembakau ini dibina. Kita juga ingin maju bersama," ucapnya.
Selain itu, Fathor juga mengajak para pelaku usaha IHT di Madura bangkit dan maju bersama. Apalagi, pertumbuhan IHT di Madura terbilang pesat sehingga menciptakan dampak seperti serapan bahan baku dari para petani, serapan tenaga kerja, peningkatan pendapatan daerah hingga penerimaan negara dari sektor cukai hasil tembakau.
(cip)
Lihat Juga :