PSBB Jilid II, GPMI Sebut Ini Demi Kepentingan Semua
Rabu, 16 September 2020 - 11:07 WIB
loading...
A
A
A
“Ada beberapa teman yang terkena. Ada yang sudah tiga hari terkena dan sekarang almarhum semua. Ada dua teman saya yang sedang isolasi,” katanya.
Saat ini, orang sehat masuk rumah sakit, bisa jadi ODP (Orang Dalam Pengawasan). Kemarin, ada tiga orang terdiri dari anak, ibu, dan bapak, dalam jangka waktu tiga jam, meninggal.
H Syarief saat ditelepon langsung mengurus dan membantu. Yang mengurus tiga orang tersebut, salah satu anak yang masih berstatus mahasiswi. Satu anak lainnya dari keluarga ini sedang dirawat di RSD Wisma Atlet, Kemayoran.
“Bayangkan dalam satu hari, tiga jam, merenggut tiga nyawa dalam satu keluarga. Satu lagi masih dirawat di rumah sakit berbeda. Satu anak lainnya yang mengurus sedang isolasi mandiri,” katanya. (Baca juga: Viral Antrean Ambulans di RSD Wisma Atlet, Ini Penjelasannya)
Kondisi ini adalah cobaan. Semua harus memaklumi, tidak usah saling menyalahkan. “Mari sama-sama menjaga sehingga yang datang ke rumah sakit semakin berkurang. Mari menjaga pola hidup,” ucapnya.
Saat ini, orang sehat masuk rumah sakit, bisa jadi ODP (Orang Dalam Pengawasan). Kemarin, ada tiga orang terdiri dari anak, ibu, dan bapak, dalam jangka waktu tiga jam, meninggal.
H Syarief saat ditelepon langsung mengurus dan membantu. Yang mengurus tiga orang tersebut, salah satu anak yang masih berstatus mahasiswi. Satu anak lainnya dari keluarga ini sedang dirawat di RSD Wisma Atlet, Kemayoran.
“Bayangkan dalam satu hari, tiga jam, merenggut tiga nyawa dalam satu keluarga. Satu lagi masih dirawat di rumah sakit berbeda. Satu anak lainnya yang mengurus sedang isolasi mandiri,” katanya. (Baca juga: Viral Antrean Ambulans di RSD Wisma Atlet, Ini Penjelasannya)
Kondisi ini adalah cobaan. Semua harus memaklumi, tidak usah saling menyalahkan. “Mari sama-sama menjaga sehingga yang datang ke rumah sakit semakin berkurang. Mari menjaga pola hidup,” ucapnya.
Lihat Juga :