Selama Masa Pandemi, Pertumbuhan Kendaraan Turun Drastis di Batam
Rabu, 16 September 2020 - 10:54 WIB
loading...
Kasubdit Regident Ditlantas Pola Kepri AKBP Syafruddin Sumegang Sakti. SINDOnews/Dicky
A
A
A
BATAM - Selama beberapa bulan masa pandemi COVID-19 ini, jumlah pertumbuhan kendaraan mengalami penurunan sekitar 70 persen perbulan. Hal ini dimulai sejak Kwartal kedua tahun 2020 ini, dimana kwartal pertama pertumbuhan kendaraan tiap bulannya normal seperti sebelumnya.
"Kwartal pertama normal, rata-rata 800 unit mobil perbulan khusus Batam pada kwartal pertama," ujar Kasubdit Regident Ditlantas Pola Kepri AKBP Syafruddin Sumegang Sakti, Rabu (16/9/20).
Menurutnya, pada kwartal pertama itu belum masuk masa pandemi Covid-19. Namun pada kwartal kedua, turun drastis hanya 100 unit. "Biasanya perbulan 800 unit ini satu kwartal hanya 100 unit," ujarnya.
Sementara itu, memasuki kwartal ketiga mulai membaik sekitar 200 unit. Sementara untuk kwartal keempat ini belum tahu, namun diharapakan membaik.
"Kwartal ketiga, pertumbuhan lebih baik dari kwartal kedua dan kwartal keempat ijin kita harapkan lebih baik lagi," ujarnya.
Dijelaskannya, selama empat kwartal yang sedang berjalan ini kebanyakan mobil baru adalah dari kelas LCGC. "Mobil yang ber CC besar dan mewah sangat jauh berkurang saat ini," ujarnya.
Menurutnya, pertumbuhan jumlah kendaraan yang menurun ini implikasinya dapat terlihat dari PNBP yang menurun. Dimana saat ini baru tercapai sekitar 71 persen dari yang ditargetkan.
"Kwartal pertama normal, rata-rata 800 unit mobil perbulan khusus Batam pada kwartal pertama," ujar Kasubdit Regident Ditlantas Pola Kepri AKBP Syafruddin Sumegang Sakti, Rabu (16/9/20).
Menurutnya, pada kwartal pertama itu belum masuk masa pandemi Covid-19. Namun pada kwartal kedua, turun drastis hanya 100 unit. "Biasanya perbulan 800 unit ini satu kwartal hanya 100 unit," ujarnya.
Sementara itu, memasuki kwartal ketiga mulai membaik sekitar 200 unit. Sementara untuk kwartal keempat ini belum tahu, namun diharapakan membaik.
"Kwartal ketiga, pertumbuhan lebih baik dari kwartal kedua dan kwartal keempat ijin kita harapkan lebih baik lagi," ujarnya.
Dijelaskannya, selama empat kwartal yang sedang berjalan ini kebanyakan mobil baru adalah dari kelas LCGC. "Mobil yang ber CC besar dan mewah sangat jauh berkurang saat ini," ujarnya.
Menurutnya, pertumbuhan jumlah kendaraan yang menurun ini implikasinya dapat terlihat dari PNBP yang menurun. Dimana saat ini baru tercapai sekitar 71 persen dari yang ditargetkan.
Lihat Juga :