BRIN Perkuat Akses Air Bersih di Aceh Tamiang lewat Teknologi Arsinum
Senin, 22 Desember 2025 - 15:20 WIB
loading...
A
A
A
Syuibun mengatakan, Arsinum ini akan sangat membantu masyarakat untuk memperoleh air bersih sekaligus air minum yang belakangan sulit didapatkan. “Sebagaimana pascabencana banjir di Aceh Tamiang, air bersih sangat sulit diperoleh. Bantuan dari BRIN kepada masyarakat Aceh Tamiang melalui pemerintah daerah tentu masyarakat Aceh Tamiang terbantu,” ucapnya.
Peneliti Ahli Madya Pusat Riset Lingkungan dan Teknologi Bersih BRIN yang juga Inovator Arsinum Wahyu Hidayat menjelaskan Arsinum Mobile dirancang untuk memproduksi air bersih dan air minum dari air keruh maupun air banjir sebanyak total 30 ton atau 30 ribu liter per hari.
Air minum yang diproduksi Arsinum dari hasil penyaringan ini sudah sesuai dengan standar Peraturan Menteri Kesehatan dengan kadar TDS (Total Dissolved Solids) maksimal 300 mg/L. Sedangkan, air yang diproduksi Arsinum sudah setara dengan air minum kemasan yang beredar di pasaran dengan TDS di bawah 80 mg/L.
“Jadi ini lebih ringan dan bisa digunakan untuk kebutuhan-kebutuhan tertentu. Makanya untuk yang tidak terbiasa itu dinaikkan pH-nya dengan menaikkan kalsium,” ujar Wahyu.
Peneliti Ahli Madya Pusat Riset Lingkungan dan Teknologi Bersih BRIN yang juga Inovator Arsinum Wahyu Hidayat menjelaskan Arsinum Mobile dirancang untuk memproduksi air bersih dan air minum dari air keruh maupun air banjir sebanyak total 30 ton atau 30 ribu liter per hari.
Air minum yang diproduksi Arsinum dari hasil penyaringan ini sudah sesuai dengan standar Peraturan Menteri Kesehatan dengan kadar TDS (Total Dissolved Solids) maksimal 300 mg/L. Sedangkan, air yang diproduksi Arsinum sudah setara dengan air minum kemasan yang beredar di pasaran dengan TDS di bawah 80 mg/L.
“Jadi ini lebih ringan dan bisa digunakan untuk kebutuhan-kebutuhan tertentu. Makanya untuk yang tidak terbiasa itu dinaikkan pH-nya dengan menaikkan kalsium,” ujar Wahyu.
(jon)
Lihat Juga :