Jadi Korban Penipuan Lahan di Mega Kuningan, Investor Lapor ke Polsek Tanah Abang
Jum'at, 05 Desember 2025 - 11:26 WIB
loading...
Jadi korban penipuan investasi lahan parkir motor di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, seorang pria berinisial TW melapor ke Polsek Tanah Abang. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Jadi korban penipuan investasi lahan parkir motor di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, seorang pria berinisial TW melaporkan dua terduga pelaku A dan DK ke Polsek Tanah Abang. Dalam kasus ini, korban mengalami kerugian sebesar Rp500 juta.
TW mengaku dibujuk untuk menyerahkan uang dengan dijanjikan akan memberikan keuntungan senilai Rp1,4 miliar. "Awalnya saya dijanjikan keuntungan 3% per hari atas dana yang telah saya investasikan selama 3 sampai 5 bulan, namun ternyata sampai jatuh tempo usahanya tidak berjalan dan uang saya tidak kembali," ujarnya, Jumat (5/12/2025).
Menurut TW, lahan hook yang terletak di Kawasan Mega Kuningan Barat III, Jakarta Selatan tersebut awalnya dijanjikan para pelaku akan dibangun parkiran motor dan kantin karyawan. TW mengaku sempat bertemu dengan pelaku, namun hanya memberikan cek kosong kepada korban untuk pembayaran yang telah dijanjikan.
Baca juga: Smart Mobility, Solusi Mencegah Ledakan Kendaraan di Jabodetabek
"Saya sempat bertemu dengan pelaku, namun saya hanya dikasih cek kosong yang kemudian saya lapor polisi, dan sampai saat ini pelaku telah dipanggil 2 kali oleh penyidik namun tidak kunjung hadir,” ucapnya.
TW mengaku dibujuk untuk menyerahkan uang dengan dijanjikan akan memberikan keuntungan senilai Rp1,4 miliar. "Awalnya saya dijanjikan keuntungan 3% per hari atas dana yang telah saya investasikan selama 3 sampai 5 bulan, namun ternyata sampai jatuh tempo usahanya tidak berjalan dan uang saya tidak kembali," ujarnya, Jumat (5/12/2025).
Menurut TW, lahan hook yang terletak di Kawasan Mega Kuningan Barat III, Jakarta Selatan tersebut awalnya dijanjikan para pelaku akan dibangun parkiran motor dan kantin karyawan. TW mengaku sempat bertemu dengan pelaku, namun hanya memberikan cek kosong kepada korban untuk pembayaran yang telah dijanjikan.
Baca juga: Smart Mobility, Solusi Mencegah Ledakan Kendaraan di Jabodetabek
"Saya sempat bertemu dengan pelaku, namun saya hanya dikasih cek kosong yang kemudian saya lapor polisi, dan sampai saat ini pelaku telah dipanggil 2 kali oleh penyidik namun tidak kunjung hadir,” ucapnya.
Lihat Juga :