Mistis Kampung Pitu, Hanya Bisa Dihuni 7 KK di Timur Gunung Nglanggeran

Senin, 14 September 2020 - 05:00 WIB
loading...
Mistis Kampung Pitu,...
Warga di Kampung Pitu, lereng Gunung Api Purba Nglanggeran, Patuk Gunungkidul bersama bupati dan wakil bupati Gunungkidul beberapa waktu lalu. Foto/SINDOnews/Suharjono
A A A
GUNUNGKIDUL - Ada cerita menarik di salah satu dusun yang berada di sisi timur Gunung Api Purba Nglanggeran , Patuk, Gunungkidul , DIY yaitu Kampung Pitu (Tujuh). Artinya di kampung tersebut hanya bisa dihuni 7 kepala keluarga (KK), tidak bisa kurang dan tidak bisa lebih.

Lokasi dengan ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut (Mdpl) ini memiliki sebuah aura yang berbeda. Hingga kini warga tidal berani membuat KK lebih dari 7 dan hanya mendiami 7 rumah. Dengan demikian ketika sudah meniikahkan anak, maka anak harus keluar dari wilayah tersebut. (Baca juga: Tokoh Adat dan Jawara Banten Sebut Kabareskrim Jenderal Tanpa Sekat)
Mistis Kampung Pitu, Hanya Bisa Dihuni 7 KK di Timur Gunung Nglanggeran

Lurah Nglanggeran, Senen mengatakan, di Kampung Pitu memang masih ada kepercayaan yang kuat, yaitu hanya memiliki 7 KK. Warga tidak berani melanggar karena memang ada yang terkena dampaknya. "Jadi dulu pernah ada yang nekat membangun rumah dan tinggal di Kampung Pitu melebihi kebiasaan yaitu tujuh rumah. Akhirnya sakit-sakitan dan meninggal dunia. Dari kejadian itu sampai sekarang warga tidak berani menambah atau mengurangi KK," terangnya kepada SINDOnews. (Baca juga: Syekh Ali Jabir Ditusuk, Muhammadiyah: Itu Perbuatan Jahiliyah, Harus Diusut)

Menurut cerita yang turun temurun dipercaya warga setempat, awal mula terjadinya Kampung Pitu berawal dari keberadaan pusaka milik Keraton Yogyakarta yang berada di dalam pohon Kinah Gadung Wulung. Pihak Keraton pun membuat sayembara barang siapa bisa menjaga dan menemukan pusaka di dalam pohon tersebut bakal menerima hadiah berupa lahan di sekitar pohon Kinah tersebut dengan luas sekitar 7 hektare. Akhirnya Eyang Iro Kromo yang berhasil merawat pusaka sehingga mendapatkan lahan tersebut.
Mistis Kampung Pitu, Hanya Bisa Dihuni 7 KK di Timur Gunung Nglanggeran

Namun setelah beberapa tahun kemudian benda pusaka itu tidak diketahui keberadaanya. Setelah kejadian tersebut banyak orang-orang sakti yang berdatangan dan ingin tinggal di daerah Kampung Pitu. Namun demikian hanya tujuh orang yang kuat hidup dan yang lain meninggal. "Jadi pantangan itu jika dilanggar maka akan terjadi musibah di dalam 1 keluarga mulai dari sakit-sakitan hingga meninggal dunia," kata Senen.

Di lokasi Kampung Pitu terdapat sumber mata air yang menurut cerita merupakan bekas Tlogo Guyangan (telaga kecil untuk mandi). Telaga ini dipercaya sebagai tempat pemandian Jaran Sembrani (kuda gaib) yang menjadi kendaraan bidadari. Setiap Jaran Sembrani yang turun ingin mandi maka menginjakan kaki di batu besar samping telaga tersebut.

Tapak kaki Jaran Sembrani akan membekas di batu. Namun saat ini Tlogo Guyangan sudah tertutup oleh lumpur dan akhirnya dimanfaatkan warga sekitar untuk area persawahan. Sumber mata air yang berada di samping tlogo digunakan untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat sekitar dan digunakan untuk irigasi persawahan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Tiru Adegan TV, Istri...
Tiru Adegan TV, Istri Isap Racun dari Tangan Suami yang Digigit Kobra, Malah Ikut Keracunan
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Pria Misterius Dijuluki...
Pria Misterius Dijuluki 'Batman' Diburu Polisi karena Ikat Para Maling Motor di Tiang Lampu
Rekomendasi
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
Asal Usul Nama Surat...
Asal Usul Nama Surat Al-Baqarah: Kisah Sapi Betina yang Mengungkap Misteri Pembunuhan
My Chef In Crime Segera...
My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+: Indonesia’s First Culinary Crime Thriller yang Wajib Masuk Watchlist!
Berita Terkini
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved