Optimalisasi Penyuluh dalam Pelaporan Data Penggilingan Padi Kunci Swasembada Pangan
Rabu, 20 Agustus 2025 - 17:29 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Panglima TNI Tunjuk Letjen Muhammad Saleh Mustafa Jadi Wakasad
Kepala Badan PPSDMP Idha Widi Arsanti mengatakan penggilingan padi adalah salah satu simpul penting dalam rantai pascapanen. Data yang valid akan memudahkan dalam melihat kondisi riil di lapangan, sehingga program peningkatan kapasitas penggilingan dapat dirancang lebih tepat.
Mendukung arahan Mentan Amran dan Kepala BPPSDMP, Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, Tedy Dirhamsyah menyatakan akan menggerakkan seluruh penyuluh untuk turun langsung memverifikasi jumlah penggilingan di wilayah binaannya.
Karena peran penyuluh sangatlah strategis, dan mereka yang paling dekat dengan petani sekaligus mengetahui kondisi riil di lapangan, ucap Tedy.
Bahkan, Pusluhtan telah membagikan data penggilingan padi kepada penyuluh untuk diverifikasi. Namun, hasil evaluasi menunjukkan masih ada data yang belum valid. Ditemukan tiga provinsi, yaitu Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi Utara (Sulut), dan Kalimantan Barat (Kalbar) menunjukkan penurunan jumlah penggilingan dibanding data sebelumnya.
Kepala Substansi Kelembagaan Petani dan Pemberdayaan Petani Acep Hariri mengatakan pembaruan data harus dilakukan sesuai dengan format yang telah ditentukan.
Kepala Badan PPSDMP Idha Widi Arsanti mengatakan penggilingan padi adalah salah satu simpul penting dalam rantai pascapanen. Data yang valid akan memudahkan dalam melihat kondisi riil di lapangan, sehingga program peningkatan kapasitas penggilingan dapat dirancang lebih tepat.
Mendukung arahan Mentan Amran dan Kepala BPPSDMP, Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, Tedy Dirhamsyah menyatakan akan menggerakkan seluruh penyuluh untuk turun langsung memverifikasi jumlah penggilingan di wilayah binaannya.
Karena peran penyuluh sangatlah strategis, dan mereka yang paling dekat dengan petani sekaligus mengetahui kondisi riil di lapangan, ucap Tedy.
Bahkan, Pusluhtan telah membagikan data penggilingan padi kepada penyuluh untuk diverifikasi. Namun, hasil evaluasi menunjukkan masih ada data yang belum valid. Ditemukan tiga provinsi, yaitu Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi Utara (Sulut), dan Kalimantan Barat (Kalbar) menunjukkan penurunan jumlah penggilingan dibanding data sebelumnya.
Kepala Substansi Kelembagaan Petani dan Pemberdayaan Petani Acep Hariri mengatakan pembaruan data harus dilakukan sesuai dengan format yang telah ditentukan.
Lihat Juga :