Pajak Membangun Jakarta Jadi Kota Maju, Tangguh, dan Berkelanjutan
Jum'at, 15 Agustus 2025 - 08:05 WIB
loading...
A
A
A
- Pendidikan: Pembangunan dan renovasi sekolah negeri, penyediaan Kartu Jakarta Pintar (KJP), serta peningkatan kualitas guru dan sarana belajar
- Kesehatan: Penyediaan fasilitas RSUD dan Puskesmas, serta pelaksanaan program Kartu Jakarta Sehat (KJS)
- Administrasi kependudukan: Digitalisasi layanan seperti pembuatan KTP, akta kelahiran, dan kartu keluarga
- Pengelolaan sampah dan kebersihan: Termasuk pengoperasian TPST Bantargebang dan program pengurangan sampah dari sumber
Perlindungan Sosial dan Pemerataan Ekonomi
Morris Danny mengungkapkan, pendapatan pajak turut digunakan untuk menjalankan berbagai program perlindungan sosial, khususnya bagi kelompok rentan dan berpenghasilan rendah, antara lain:
- Bantuan Sosial Tunai (BST)
- Kartu Lansia Jakarta (KLJ)
- Kartu Disabilitas Jakarta (KDJ)
- Bantuan biaya sewa rusun
- Subsidi pangan murah melalui JakGrosir
“Kehadiran program ini menunjukkan komitmen Pemprov DKI dalam menekan ketimpangan dan meningkatkan kesejahteraan warga,” tuturnya.
Pengendalian Banjir dan Kelestarian Lingkungan
Sebagai kota besar dengan risiko banjir tinggi, Morris Danny juga mengatakan bahwa Jakarta mengalokasikan anggaran dari pajak untuk berbagai proyek pengendalian banjir, seperti:
- Normalisasi dan naturalisasi sungai
- Pembangunan waduk dan sistem drainase
- Pengadaan alat berat dan pompa air
“Selain itu, dana pajak juga digunakan untuk pengadaan ruang terbuka hijau (RTH), pengelolaan air limbah, serta program penghijauan untuk menciptakan kota yang lebih sehat dan lestari,” ucapnya.
- Kesehatan: Penyediaan fasilitas RSUD dan Puskesmas, serta pelaksanaan program Kartu Jakarta Sehat (KJS)
- Administrasi kependudukan: Digitalisasi layanan seperti pembuatan KTP, akta kelahiran, dan kartu keluarga
- Pengelolaan sampah dan kebersihan: Termasuk pengoperasian TPST Bantargebang dan program pengurangan sampah dari sumber
Perlindungan Sosial dan Pemerataan Ekonomi
Morris Danny mengungkapkan, pendapatan pajak turut digunakan untuk menjalankan berbagai program perlindungan sosial, khususnya bagi kelompok rentan dan berpenghasilan rendah, antara lain:
- Bantuan Sosial Tunai (BST)
- Kartu Lansia Jakarta (KLJ)
- Kartu Disabilitas Jakarta (KDJ)
- Bantuan biaya sewa rusun
- Subsidi pangan murah melalui JakGrosir
“Kehadiran program ini menunjukkan komitmen Pemprov DKI dalam menekan ketimpangan dan meningkatkan kesejahteraan warga,” tuturnya.
Pengendalian Banjir dan Kelestarian Lingkungan
Sebagai kota besar dengan risiko banjir tinggi, Morris Danny juga mengatakan bahwa Jakarta mengalokasikan anggaran dari pajak untuk berbagai proyek pengendalian banjir, seperti:
- Normalisasi dan naturalisasi sungai
- Pembangunan waduk dan sistem drainase
- Pengadaan alat berat dan pompa air
“Selain itu, dana pajak juga digunakan untuk pengadaan ruang terbuka hijau (RTH), pengelolaan air limbah, serta program penghijauan untuk menciptakan kota yang lebih sehat dan lestari,” ucapnya.
Lihat Juga :