Kisah Jenderal Kopassus Sintong Panjaitan Pimpin Pasukan Senyap Hancurkan PKI
Minggu, 10 Agustus 2025 - 07:05 WIB
loading...
A
A
A
Penyerbuan berlangsung cepat dan mulus. Pasukan RPKAD berhasil mengambil alih RRI, menangkap kru radio serta beberapa orang yang terlibat. Sintong kemudian melapor kepada Feisal Tanjung di Markas Kostrad.
Namun, laporan ini sempat membuat Kolonel Sarwo Edhie marah. “Apa? RRI sudah diduduki? Coba kamu periksa lagi semua ruangan!” kata Sarwo Edhie. Setelah diperiksa lebih lanjut, ternyata ada tape recorder yang masih menyala, menyiarkan propaganda PKI.
Hampir saja Sintong menghancurkan alat tersebut, namun seorang pegawai RRI menghentikannya dan mematikan tape recorder secara manual. Peristiwa ini kemudian menjadi bahan lelucon di kalangan para perwira RPKAD yang datang ke RRI. Sintong bahkan mendapat olok-olok dari Sarwo Edhie yang berkata, “Ah, kau orang kampung!”
Upaya kudeta yang dilakukan PKI dengan menculik dan membunuh para pimpinan Angkatan Darat adalah bagian dari rencana besar mereka untuk menjadikan Indonesia sebagai negara komunis.
PKI, yang menjadi salah satu pemenang Pemilu 1955, berusaha merebut kekuasaan dengan berbagai cara, termasuk mendorong pembentukan Angkatan Kelima, yaitu mempersenjatai buruh dan petani.
Usulan ini ditentang keras oleh Jenderal Ahmad Yani dan para jenderal Angkatan Darat lainnya. Namun, sejarah mencatat bahwa kudeta PKI ini berakhir dengan kegagalan. Pada 12 Maret 1966, Presiden Soeharto secara resmi membubarkan PKI dan menyatakan sebagai organisasi terlarang di seluruh Indonesia.
Sementara itu dalam karier militernya, Sintong Panjaitan pernah menjadi Danjen Kopassus, Danpussenif, Pangdam Udayana, hingga Panglima Komando Operasi Militer Kolakops/Koopskam/Teritorial TNI di Timor Timur.
Namun, laporan ini sempat membuat Kolonel Sarwo Edhie marah. “Apa? RRI sudah diduduki? Coba kamu periksa lagi semua ruangan!” kata Sarwo Edhie. Setelah diperiksa lebih lanjut, ternyata ada tape recorder yang masih menyala, menyiarkan propaganda PKI.
Hampir saja Sintong menghancurkan alat tersebut, namun seorang pegawai RRI menghentikannya dan mematikan tape recorder secara manual. Peristiwa ini kemudian menjadi bahan lelucon di kalangan para perwira RPKAD yang datang ke RRI. Sintong bahkan mendapat olok-olok dari Sarwo Edhie yang berkata, “Ah, kau orang kampung!”
Kudeta PKI Digagalkan
Upaya kudeta yang dilakukan PKI dengan menculik dan membunuh para pimpinan Angkatan Darat adalah bagian dari rencana besar mereka untuk menjadikan Indonesia sebagai negara komunis.
PKI, yang menjadi salah satu pemenang Pemilu 1955, berusaha merebut kekuasaan dengan berbagai cara, termasuk mendorong pembentukan Angkatan Kelima, yaitu mempersenjatai buruh dan petani.
Usulan ini ditentang keras oleh Jenderal Ahmad Yani dan para jenderal Angkatan Darat lainnya. Namun, sejarah mencatat bahwa kudeta PKI ini berakhir dengan kegagalan. Pada 12 Maret 1966, Presiden Soeharto secara resmi membubarkan PKI dan menyatakan sebagai organisasi terlarang di seluruh Indonesia.
Sementara itu dalam karier militernya, Sintong Panjaitan pernah menjadi Danjen Kopassus, Danpussenif, Pangdam Udayana, hingga Panglima Komando Operasi Militer Kolakops/Koopskam/Teritorial TNI di Timor Timur.
(shf)
Lihat Juga :