10 Fakta Misteri Kematian Diplomat Kemlu Arya Daru, Nomor 5 Perlu Ditelusuri Polisi
Rabu, 30 Juli 2025 - 11:07 WIB
loading...
A
A
A
Sorot CCTV tidak memuat penuh pintu kamar kos ADP. Sementara, pada potongan video yang menampilkan penjaga kos mencongkel jendela kamar ADP terjadi pergeseran sorot CCTV. Sehingga, memuat pintu secara utuh hingga jendela saat korban membuang sampah tidak terlihat.
Kombes Wira menyatakan, telah mengonfirmasi hal yang sempat menjadi perhatian di publik tersebut kepada istri korban. Hasilnya, istri ADP benar meminta penjaga kos mendobrak kamar korban. Namun, kondisi kunci slot yang hanya bisa diakses dari dalam pada posisi terkunci, sehingga diambil tindakan mencongkel jendela.
"Hal tersebut (penjaga kos mencongkel jendela kamar ADP) terjadi setelah adanya permintaan dari istri kepada penjaga kos waktu itu lewat telepon kepada penjaga kos atas nama saudara S untuk mendobrak pintu kamar milik korban," kata Wira saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Selasa (29/7/2025).
Atas dasar itu, pemilik kos berinisiatif menggeser sudut CCTV guna memastikan yang terjadi saat mencongkel jendela kamar terekam sepenuhnya.
"Sehingga penjaga kos meminta izin kepada pemilik kos untuk melakukan pendobrakan dan disikapi oleh pemilik kos dengan menggeser sudut CCTV dan memastikan tindakan yang dilakukan oleh penjaga tersebut," ujarnya.
Hal tersebut juga diperkuat dengan adanya rekaman video yang diambil oleh penghuni kos lainnya saat mencongkel jendela kamar.
“Dalam jumpa pers itu terungkap korban bersama Dion dan Farah di Grand Indonesia. Polisi mesti transparan siapa Farah ini? Bagaimana hubungan dengan ADP? Ini menarik didalami, dugaan saya mengarah cinta segitiga,” ujar Praktisi Hukum dan HAM Nicholay Aprilindo sebagaimana dalam tayangan Sindonews TV yang dilihat, Rabu (30/7/2025).
Menurut dia, polisi jangan sepotong-sepotong menyampaikan informasi yang menjadi pertanyaan publik. Harusnya diungkap hubungan Farah dengan ADP. “ Apa ada hubungan spesial?” ucapnya.
Nicholay menilai kematian ADP bukan kasus biasa, pasti ada latar belakang tertentu. “Selain masalah pekerjaan, ada cinta segitiga. Dugaan saya, melibatkan seorang istri oknum tertentu. Ini harus didalami, jangan tiba-tiba dikatakan bunuh diri,” katanya.
Dalam penugasan kali ini, Arya Daru akan memboyong istri dan kedua anaknya. Ini berbeda dengan penugasan-penugasan sebelumnya seperti di Timor Leste yang istri dan anak baru menyusul selang beberapa waktu.
Menurut Bagus, Arya Daru akan bertugas di Finlandia selama 4 tahun. Istri ADP dan anak-anak juga sudah mempersiapkan diri untuk ke Finlandia. Akibat peristiwa ini, dua anak Arya Daru jadi belum memiliki sekolah.
Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sejumlah luka di bagian wajah dan leher korban, termasuk luka terbuka di bibir bagian dalam serta lecet di pipi kanan dan lima luka lecet di leher. Luka-luka tersebut menjadi indikasi kuat bahwa korban mengalami tekanan fisik sebelum kehilangan kesadaran dan meninggal dunia.
"Ditemukan adanya luka terbuka dangkal dengan tepi tidak rata pada bibir bawah bagian dalam,” kata Tim Dokter Forensik RSCM Dr Yoga Tohijiwa di Polda Metro Jaya, Selasa (29/7/2025).
“Luka luka lecet pada pipi kanan dan leher yang terdiri dari 1 buah luka lecet di pipi kanan dan ada 5 buah luka lecet bagian leher,” sambungnya.
Kombes Wira menyatakan, telah mengonfirmasi hal yang sempat menjadi perhatian di publik tersebut kepada istri korban. Hasilnya, istri ADP benar meminta penjaga kos mendobrak kamar korban. Namun, kondisi kunci slot yang hanya bisa diakses dari dalam pada posisi terkunci, sehingga diambil tindakan mencongkel jendela.
"Hal tersebut (penjaga kos mencongkel jendela kamar ADP) terjadi setelah adanya permintaan dari istri kepada penjaga kos waktu itu lewat telepon kepada penjaga kos atas nama saudara S untuk mendobrak pintu kamar milik korban," kata Wira saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Selasa (29/7/2025).
Atas dasar itu, pemilik kos berinisiatif menggeser sudut CCTV guna memastikan yang terjadi saat mencongkel jendela kamar terekam sepenuhnya.
"Sehingga penjaga kos meminta izin kepada pemilik kos untuk melakukan pendobrakan dan disikapi oleh pemilik kos dengan menggeser sudut CCTV dan memastikan tindakan yang dilakukan oleh penjaga tersebut," ujarnya.
Hal tersebut juga diperkuat dengan adanya rekaman video yang diambil oleh penghuni kos lainnya saat mencongkel jendela kamar.
5. Dugaan Cinta Segitiga
Aktivitas Arya Daru di Mall Grand Indonesia bersama Dion dan Farah menjadi sorotan. Aktivitas ini dilakukan sehari sebelum korban ditemukan tewas di kamar kosnya.“Dalam jumpa pers itu terungkap korban bersama Dion dan Farah di Grand Indonesia. Polisi mesti transparan siapa Farah ini? Bagaimana hubungan dengan ADP? Ini menarik didalami, dugaan saya mengarah cinta segitiga,” ujar Praktisi Hukum dan HAM Nicholay Aprilindo sebagaimana dalam tayangan Sindonews TV yang dilihat, Rabu (30/7/2025).
Menurut dia, polisi jangan sepotong-sepotong menyampaikan informasi yang menjadi pertanyaan publik. Harusnya diungkap hubungan Farah dengan ADP. “ Apa ada hubungan spesial?” ucapnya.
Nicholay menilai kematian ADP bukan kasus biasa, pasti ada latar belakang tertentu. “Selain masalah pekerjaan, ada cinta segitiga. Dugaan saya, melibatkan seorang istri oknum tertentu. Ini harus didalami, jangan tiba-tiba dikatakan bunuh diri,” katanya.
6. Bersiap Dinas di Helsinki
Sebelum tewas, Arya Daru menjual semua kendaraannya termasuk mobil di Yogyakarta karena dia ditugaskan ke Helsinki, Finlandia. "Seluruh kendaraan sudah dijual karena mau penempatan. Toh juga kalau menyisakan kendaraan di sini juga nggak ada yang pakai, makanya sama almarhum dijual semua," kata kakak ipar Arya Daru, Meta Bagus.Dalam penugasan kali ini, Arya Daru akan memboyong istri dan kedua anaknya. Ini berbeda dengan penugasan-penugasan sebelumnya seperti di Timor Leste yang istri dan anak baru menyusul selang beberapa waktu.
Menurut Bagus, Arya Daru akan bertugas di Finlandia selama 4 tahun. Istri ADP dan anak-anak juga sudah mempersiapkan diri untuk ke Finlandia. Akibat peristiwa ini, dua anak Arya Daru jadi belum memiliki sekolah.
7. Gangguan Pertukaran Oksigen pada Saluran Napas Atas
Berdasarkan hasil autopsi, Arya Daru mengalami gangguan pertukaran oksigen di saluran napas bagian atas. Kondisi ini menyebabkan tubuhnya kekurangan oksigen hingga akhirnya meninggal dunia.Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sejumlah luka di bagian wajah dan leher korban, termasuk luka terbuka di bibir bagian dalam serta lecet di pipi kanan dan lima luka lecet di leher. Luka-luka tersebut menjadi indikasi kuat bahwa korban mengalami tekanan fisik sebelum kehilangan kesadaran dan meninggal dunia.
"Ditemukan adanya luka terbuka dangkal dengan tepi tidak rata pada bibir bawah bagian dalam,” kata Tim Dokter Forensik RSCM Dr Yoga Tohijiwa di Polda Metro Jaya, Selasa (29/7/2025).
“Luka luka lecet pada pipi kanan dan leher yang terdiri dari 1 buah luka lecet di pipi kanan dan ada 5 buah luka lecet bagian leher,” sambungnya.
Lihat Juga :