Ada Demo Indonesia Cemas Hari Ini, 1.489 Polisi Dikerahkan
Senin, 28 Juli 2025 - 09:06 WIB
loading...
A
A
A
Susatyo mengimbau seluruh peserta aksi bisa menyampaikan tuntutannya secara tertib dan santun. “Kami mohon kepada saudara-saudara yang akan berunjuk rasa agar menyampaikan pendapat dengan santun, tidak memprovokasi, dan tidak melawan petugas. Jangan membakar ban atau merusak fasilitas umum,” ujar dia.
Sementara itu, ia memastikan petugas pengamanan tidak dibekali senjata api dan akan bersikap humanis selama mengawal jalannya aksi. “Petugas akan melayani saudara-saudara kita dengan humanis dan profesional, namun tetap tegas dalam menjalankan tugas. Kami hadir untuk memastikan semuanya aman dan lancar,” ujar dia.
Dia turut mengimbau bagi masyarakat yang akan melintas di kawasan Silang Selatan Monas untuk menggunakan jalur alternatif guna menghindari kemacetan akibat aksi penyampaian pendapat tersebut.
Diketahui, Koordinator Pusat BEM Seluruh Indonesia (BEM SI) Muzammil Ihsan memperkirakan, ada ratusan mahasiswa yang turun ke jalan untuk ikut Aksi Nasional Indonesia Cemas. "Kemungkinan 500-100 (mahasiswa ikut aksi nasional)," kata Muzammil saat dihubungi melalui pesan singkat, Minggu (27/7/2025).
Lebih lanjut, ia menjelaskan, unjuk rasa itu mempersoalkan sejumlah kebijakan pemerintah seperti penulisan sejarah ulang Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon hingga Revisi Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RKUHAP).
Sementara itu, ia memastikan petugas pengamanan tidak dibekali senjata api dan akan bersikap humanis selama mengawal jalannya aksi. “Petugas akan melayani saudara-saudara kita dengan humanis dan profesional, namun tetap tegas dalam menjalankan tugas. Kami hadir untuk memastikan semuanya aman dan lancar,” ujar dia.
Dia turut mengimbau bagi masyarakat yang akan melintas di kawasan Silang Selatan Monas untuk menggunakan jalur alternatif guna menghindari kemacetan akibat aksi penyampaian pendapat tersebut.
Diketahui, Koordinator Pusat BEM Seluruh Indonesia (BEM SI) Muzammil Ihsan memperkirakan, ada ratusan mahasiswa yang turun ke jalan untuk ikut Aksi Nasional Indonesia Cemas. "Kemungkinan 500-100 (mahasiswa ikut aksi nasional)," kata Muzammil saat dihubungi melalui pesan singkat, Minggu (27/7/2025).
Lebih lanjut, ia menjelaskan, unjuk rasa itu mempersoalkan sejumlah kebijakan pemerintah seperti penulisan sejarah ulang Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon hingga Revisi Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RKUHAP).
Lihat Juga :