Pendidikan Gratis dari Gubernur Agustiar Sabran: Motivasi Emas untuk 30 Ribu Siswa Baru SMA/SMK!
Rabu, 09 Juli 2025 - 16:32 WIB
loading...
A
A
A
“Apabila ditemukan pungutan liar, silakan laporkan kepada aparat penegak hukum atau langsung kepada saya. Kami akan menindak tegas pelanggaran tersebut,” tegas Gubernu Agustiar Sabran.
Lalu, Gubernur Agustiar Sabran mengingatkan para siswa untuk mewaspadai pengaruh negatif dari lingkungan dan pergaulan. Ia menekankan bahwa karakter dan integritas pribadi merupakan faktor penentu dalam membentuk masa depan.
“Kembangkan semangat belajar, jaga sikap, dan hindari perilaku menyimpang. Kalian adalah calon pemimpin masa depan Kalimantan Tengah dan Indonesia,” pungkas Gubernur Agustiar Sabran.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, menyampaikan bahwa kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah merupakan terobosan baru dalam dunia pendidikan daerah, sekaligus menjadi contoh pelaksanaan MPLS berbasis digital dan kolaboratif.
“Sebanyak 422 sekolah dari berbagai penjuru Kalimantan Tengah, termasuk daerah terpencil seperti Bukit Raya dan Tumbang Manjul turut berpartisipasi dalam kegiatan ini secara langsung maupun daring,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa sebagian besar peserta didik masih mengenakan seragam SMP karena proses distribusi seragam SMA sedang berlangsung.
Lalu, Gubernur Agustiar Sabran mengingatkan para siswa untuk mewaspadai pengaruh negatif dari lingkungan dan pergaulan. Ia menekankan bahwa karakter dan integritas pribadi merupakan faktor penentu dalam membentuk masa depan.
“Kembangkan semangat belajar, jaga sikap, dan hindari perilaku menyimpang. Kalian adalah calon pemimpin masa depan Kalimantan Tengah dan Indonesia,” pungkas Gubernur Agustiar Sabran.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, menyampaikan bahwa kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah merupakan terobosan baru dalam dunia pendidikan daerah, sekaligus menjadi contoh pelaksanaan MPLS berbasis digital dan kolaboratif.
“Sebanyak 422 sekolah dari berbagai penjuru Kalimantan Tengah, termasuk daerah terpencil seperti Bukit Raya dan Tumbang Manjul turut berpartisipasi dalam kegiatan ini secara langsung maupun daring,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa sebagian besar peserta didik masih mengenakan seragam SMP karena proses distribusi seragam SMA sedang berlangsung.
Lihat Juga :