Bangun Kemandirian, Sandiaga Uno Dukung Pemberdayaan Santri di Pandeglang Banten

Kamis, 03 Juli 2025 - 22:04 WIB
loading...
Bangun Kemandirian,...
Pengembangan santripreneur di Pondok Pesantren Al Ikhlas Agro, Kampung Agrinex, Desa Cikeusik, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten. Foto/Ist
A A A
PANDEGLANG - Pondok pesantren, termasuk para santri menyimpan potensi besar untuk menjadi penggerak ekonomi kreatif di Indonesia. Mereka tidak hanya belajar ilmu agama, melainkan pelaku usaha ekonomi kreatif, sehingga diharapkan dapat membuka lapangan kerja.

Harapan tersebut disampaikan Founder Yayasan Indonesia Setara (YIS), Sandiaga Salahuddin Uno merespons pengembangan santripreneur di Indonesia. Menurutnya, pondok pesantren dan santri adalah aset yang dapat menggerakkan ekonomi bangsa.

Baca juga: Kemandirian Pesantren Didorong Optimalkan Ekosistem Digital

Mengingat, ada sekira 34.000 pondok pesantren dengan total santri mencapai lebih dari 5 juta orang di seluruh Indonesia. "Sesuai dengan namanya santripreneur, para santri dibentuk menjadi seorang wirausahawan sejak dini," ungkap Sandiaga Uno dalam siaran tertulis pada Kamis (3/7/2025).



Artinya, kata Sandi, para santri tidak hanya berakhlak baik, tetapi juga jago berbisnis dan bermanfaat bagi masyarakat.

Pengembangan santripreneur itu di antaranya dilaksanakan di Pondok Pesantren Al Ikhlas Agro, Kampung Agrinex, Desa Cikeusik, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten. Di lokasi ini, selain pendidikan agama dan umum, para santri diajarkan beragam hal.

Seperti pelatihan bahasa, sehingga para santri mampu berkomunikasi dengan bahasa Inggris dan Arab. Mereka juga didorong untuk mejadi penghafalan Al-Qur'an atau hafidz.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelang Final Piala Dunia,...
Jelang Final Piala Dunia, Caketum PBNU Gus Salam Jagokan Argentina Jadi Pemenang
MUI Tegas soal Kekerasan...
MUI Tegas soal Kekerasan Santri di Lombok: Harus Diproses Hukum, Tak Boleh Diselesaikan Internal
LPSK Bentuk Tim Pelindungan...
LPSK Bentuk Tim Pelindungan Darurat untuk Tangani Korban Kasus Pembakaran Santri di Lombok
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
NU, Antara Tradisi Pesantren,...
NU, Antara Tradisi Pesantren, Profesionalisme Organisasi, dan Kemandirian Ekonomi
Rekomendasi
Kecanggihan 12 Pesawat...
Kecanggihan 12 Pesawat Latih Tempur Leonardo M-346 F Block 20 yang Dibeli Kemhan
Beli Rumah Bukan Lagi...
Beli Rumah Bukan Lagi Mimpi! BRI x REI Expo Semarang 2026 Hadirkan KPR Super Ringan
Mau Beli iCAR V23? Jangan...
Mau Beli iCAR V23? Jangan Salah Pilih, Ini Bedanya Varian X RWD, Y RWD, dan ZiWD
Berita Terkini
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
Minta Libatkan Masyarakat...
Minta Libatkan Masyarakat Adat, MPSI: PSN Wanam Harus Jamin Pendidikan Anak Papua
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
Polisi Bakal Panggil...
Polisi Bakal Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Terlibat Cekcok di Bundaran HI
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved