Dukung Swasembada Pangan, Indonesia Re Kembangkan Kampuang Bumbu Randang di Sumbar
Jum'at, 20 Juni 2025 - 16:33 WIB
loading...
A
A
A
Selama program, Indonesia Re memberikan pelatihan kepada petani dengan materi seperti pembuatan pestisida organik, pupuk berbahan limbah rumah tangga, serta peningkatan produktivitas dan kualitas cabai dan bawang merah.
Bantuan juga diberikan dalam bentuk traktor untuk penggemburan tanah dan pembangunan serta manajemen rumah produksi.
Semua program ini diselaraskan dengan indikator kinerja utama (KPI) dan metode pengukuran dampak Social Return on Investment (SROI), yang hasil evaluasinya dijadwalkan pada akhir 2025.
Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy mengapresiasi atas inisiatif ini. Vasko berharap setiap nagari di Sumatera Barat dapat menjadi pusat ekonomi berbasis keunggulan lokal. “Saya ingin tiap nagari memiliki karakter dan keunikan tersendiri yang hasil komoditinya dapat dijual ke pasar lebih luas,” ujarnya.
Menurut Vasko, kolaborasi antara pemerintah daerah, BUMN, dan komunitas petani adalah langkah nyata dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berdaya saing. Dengan semangat kolaborasi yang kuat bersama DJPb, HIPERMI, dan Pemerintah Daerah Sumatera Barat, Indonesia Re berkomitmen melanjutkan upaya pengembangan petani lokal menuju swasembada pangan yang inklusif dan berkelanjutan.
Bantuan juga diberikan dalam bentuk traktor untuk penggemburan tanah dan pembangunan serta manajemen rumah produksi.
Semua program ini diselaraskan dengan indikator kinerja utama (KPI) dan metode pengukuran dampak Social Return on Investment (SROI), yang hasil evaluasinya dijadwalkan pada akhir 2025.
Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy mengapresiasi atas inisiatif ini. Vasko berharap setiap nagari di Sumatera Barat dapat menjadi pusat ekonomi berbasis keunggulan lokal. “Saya ingin tiap nagari memiliki karakter dan keunikan tersendiri yang hasil komoditinya dapat dijual ke pasar lebih luas,” ujarnya.
Menurut Vasko, kolaborasi antara pemerintah daerah, BUMN, dan komunitas petani adalah langkah nyata dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berdaya saing. Dengan semangat kolaborasi yang kuat bersama DJPb, HIPERMI, dan Pemerintah Daerah Sumatera Barat, Indonesia Re berkomitmen melanjutkan upaya pengembangan petani lokal menuju swasembada pangan yang inklusif dan berkelanjutan.
(cip)
Lihat Juga :