Dukung Swasembada Pangan, Indonesia Re Kembangkan Kampuang Bumbu Randang di Sumbar
Jum'at, 20 Juni 2025 - 16:33 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Pilar Swasembada Pangan, Kementan Cetak Ratusan Ribu Petani Muda
Kegiatan pada 17 Juni menitikberatkan pada pemberdayaan ekonomi petani, sementara pada 18 Juni digelar edukasi dan literasi asuransi untuk petani dan UMKM. Program edukasi ini merupakan bagian dari kolaborasi antar-BUMN melalui Indonesia Re Mengajar 2025, dengan narasumber dari BNI, Pegadaian, Asabri, Taspen Life, dan Asuransi ASEI.
Dalam program ini, Indonesia Re bekerja sama dengan BUMN lain, DJPb Kemenkeu Satu, dan Hipermi yang memberikan edukasi tentang manfaat perlindungan usaha, pengelolaan risiko UMKM, persyaratan menjadi eksportir, proses perdagangan internasional, serta klasifikasi barang dan kemasan ekspor.
“Materi ini bertujuan membekali petani dan pelaku UMKM agar siap menghadapi tantangan bisnis dan memperluas pasar, khususnya ekspor produk lokal,” ujarnya.
Dia menyatakan, program ini merupakan bukti nyata komitmen BUMN dalam memanfaatkan dana TJSL secara tepat sasaran. Kami ingin memastikan kehadiran Indonesia Re memberikan dampak langsung kepada masyarakat, tidak hanya memberdayakan petani tetapi juga mendorong pertumbuhan UMKM lokal yang berpotensi menembus pasar ekspor.”
Kegiatan pada 17 Juni menitikberatkan pada pemberdayaan ekonomi petani, sementara pada 18 Juni digelar edukasi dan literasi asuransi untuk petani dan UMKM. Program edukasi ini merupakan bagian dari kolaborasi antar-BUMN melalui Indonesia Re Mengajar 2025, dengan narasumber dari BNI, Pegadaian, Asabri, Taspen Life, dan Asuransi ASEI.
Dalam program ini, Indonesia Re bekerja sama dengan BUMN lain, DJPb Kemenkeu Satu, dan Hipermi yang memberikan edukasi tentang manfaat perlindungan usaha, pengelolaan risiko UMKM, persyaratan menjadi eksportir, proses perdagangan internasional, serta klasifikasi barang dan kemasan ekspor.
“Materi ini bertujuan membekali petani dan pelaku UMKM agar siap menghadapi tantangan bisnis dan memperluas pasar, khususnya ekspor produk lokal,” ujarnya.
Dia menyatakan, program ini merupakan bukti nyata komitmen BUMN dalam memanfaatkan dana TJSL secara tepat sasaran. Kami ingin memastikan kehadiran Indonesia Re memberikan dampak langsung kepada masyarakat, tidak hanya memberdayakan petani tetapi juga mendorong pertumbuhan UMKM lokal yang berpotensi menembus pasar ekspor.”
Lihat Juga :