Jembatan Penghubung 2 Dusun di Lekopancing Maros Rampung Dibangun
Selasa, 08 September 2020 - 15:42 WIB
loading...
Bupati Kabupaten Maros, HM Hatta Rahman saat berada di jembatan gantung Desa Lekopancing, Kecamatan Tanralili, Selasa (8/9/2020). Foto: SINDOnews/Najmi Limonu
A
A
A
MAROS - Jembatan Palagai yang menghubungkan Dusun Palagai dan Dusun Baku di Desa Lekopancing, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros akhirnya rampung dibangun. Jembatan di lokasi itu sebelumnya hanyut diterjang banjir awal Januari tahun lalu.
Bupati Kabupaten Maros, HM Hatta Rahman saat meresmikan mengatakan, jembatan yang baru dibangun ini tepat berada di lokasi sama bekas jembatan lama yang hanyut diterjang banjir.
Baca juga: Labirin Stone, Sisi Lain Kawasan Karst Rammang-rammang yang Belum Dikenal
"Sebelumnya, sudah ada jembatan penghubung di tempat ini, hanya saja hanyut saat banjir bandang yang menerjang Maros tahun lalu. Baru sempat kita bangun tahun ini dan dimasukkan dalam anggaran perubahan 2020. Tapi kali ini kita bangun jembatan agak tinggi dibanding yang dulu. Supaya kalau terjadi air sunga meluap, jembatan tidak hanyut karena terbawa arus sungai," jelasnya, Selasa (8/9/2020).
Dia mengatakan, jembatan baru ini memiliki panjang sekira 86 meter. Kerangkanya menggunakan plat besi dan tali seling. Pemerintah mengucurkan anggaran sebesar Rp1,4 miliar untuk pembangunan jembatan ini. Diakui Hatta pembangunan jembatan ini sudah dianggarkan sebelumnya, namun karena pandemi COVID-19 , pembangunannya ditunda.
Bupati Kabupaten Maros, HM Hatta Rahman saat meresmikan mengatakan, jembatan yang baru dibangun ini tepat berada di lokasi sama bekas jembatan lama yang hanyut diterjang banjir.
Baca juga: Labirin Stone, Sisi Lain Kawasan Karst Rammang-rammang yang Belum Dikenal
"Sebelumnya, sudah ada jembatan penghubung di tempat ini, hanya saja hanyut saat banjir bandang yang menerjang Maros tahun lalu. Baru sempat kita bangun tahun ini dan dimasukkan dalam anggaran perubahan 2020. Tapi kali ini kita bangun jembatan agak tinggi dibanding yang dulu. Supaya kalau terjadi air sunga meluap, jembatan tidak hanyut karena terbawa arus sungai," jelasnya, Selasa (8/9/2020).
Dia mengatakan, jembatan baru ini memiliki panjang sekira 86 meter. Kerangkanya menggunakan plat besi dan tali seling. Pemerintah mengucurkan anggaran sebesar Rp1,4 miliar untuk pembangunan jembatan ini. Diakui Hatta pembangunan jembatan ini sudah dianggarkan sebelumnya, namun karena pandemi COVID-19 , pembangunannya ditunda.
Lihat Juga :