Tertipu Non Halal, Anggota DPRD Solo Laporkan Pemilik Ayam Goreng Widuran ke Polresta
Rabu, 11 Juni 2025 - 15:17 WIB
loading...
A
A
A
"Dan saat teman saya yang membayar pakai hijab padahal jelas-jelas di sana mengandung produk non halal dan tidak ada informasi bahwa produknya non halal," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Bidang Hukum MUI, Dedi Purnomo, Dedi Purnomo mengaku sudah menyiapkan sejumlah bukti-bukti. Di antaranya nota pembelian ayam goreng Widuran dan sejumlah saksi.
Baca juga: Siapa Pemilik Ayam Goreng Widuran Solo? Rumah Makan yang Viral Gara-gara Produk Non Halal
"Kedepan apabila nanti prosesnya muncul tersangka atau sanksi berupa penutupan usaha, kita tetap mengawal sesuai perundang-undangan yang berlaku. Ini juga sebagai amanah rapat terakhir dengan Ketua MUI yang sudah meninggal sehingga kita mengawal ini sebagai bentuk perhatian dan juga kepedulian terhadap umat karena banyak korban yang pasti adalah muslim," jelasnya.
Dia pun berharap aduan ini segera diproses dan ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian Polresta Solo. Sebab sebelumnya ada laporan yang diabaikan lantaran bukan customer ayam goreng Widuran langsung.
"Kami ingin proses ini berlanjut, karena kita yakini ini ada unsur penipuan dalam perdagangan terkait dengan produk yang tidak seharusnya," ungkapnya.
Menurutnya, selama ini banyak masyarakat mengenal ayam goreng Widuran adalah produk halal. Bahkan, kerap dari mereka menjadikan produk ingkungnya sebagai oleh-oleh jemaah pengajian.
Sementara itu, Ketua Bidang Hukum MUI, Dedi Purnomo, Dedi Purnomo mengaku sudah menyiapkan sejumlah bukti-bukti. Di antaranya nota pembelian ayam goreng Widuran dan sejumlah saksi.
Baca juga: Siapa Pemilik Ayam Goreng Widuran Solo? Rumah Makan yang Viral Gara-gara Produk Non Halal
"Kedepan apabila nanti prosesnya muncul tersangka atau sanksi berupa penutupan usaha, kita tetap mengawal sesuai perundang-undangan yang berlaku. Ini juga sebagai amanah rapat terakhir dengan Ketua MUI yang sudah meninggal sehingga kita mengawal ini sebagai bentuk perhatian dan juga kepedulian terhadap umat karena banyak korban yang pasti adalah muslim," jelasnya.
Dia pun berharap aduan ini segera diproses dan ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian Polresta Solo. Sebab sebelumnya ada laporan yang diabaikan lantaran bukan customer ayam goreng Widuran langsung.
"Kami ingin proses ini berlanjut, karena kita yakini ini ada unsur penipuan dalam perdagangan terkait dengan produk yang tidak seharusnya," ungkapnya.
Menurutnya, selama ini banyak masyarakat mengenal ayam goreng Widuran adalah produk halal. Bahkan, kerap dari mereka menjadikan produk ingkungnya sebagai oleh-oleh jemaah pengajian.
Lihat Juga :