Komitmen Gubernur Malut Tingkatkan Fasilitas Sekolah dan Hapus Uang Komite
Minggu, 25 Mei 2025 - 17:43 WIB
loading...
A
A
A
Dia pun bakal menghapuskan pungutan uang komite yang memberatkan para siswa. “Kita tidak bisa belajar dengan tenang kalau dikejar-kejar tagihan dari sekolah. Uang komite belum bayar tidak bisa ujian, uang komite tunggak tidak bisa ambil ijazah,” imbuhnya.
Pemprov Malut hadir untuk menggratiskan uang komite. Sebagai gantinya, Pemprov Malut yang bakal membayarkan ke sekolah masing-masing melalui bantuan operasional sekolah daerah (Bosda).
“Kemudian ijazah-ijazah yang belum diambil karena tunggakan komite di masa lalu sejak tahun 2020-2024 diputihkan dan hari ini dibagikan ijazah kurang lebih 2.330,” ujar Sherly.
Dia membagikan 16 ijazah, penyerahan buku rekening penerimaan bantuan beasiswa program Indonesia Pintar kepada tiga orang siswa, serta penyerahan buku tabungan Bosda kepada lima kepala sekolah secara simbolis.
Pemprov Malut hadir untuk menggratiskan uang komite. Sebagai gantinya, Pemprov Malut yang bakal membayarkan ke sekolah masing-masing melalui bantuan operasional sekolah daerah (Bosda).
“Kemudian ijazah-ijazah yang belum diambil karena tunggakan komite di masa lalu sejak tahun 2020-2024 diputihkan dan hari ini dibagikan ijazah kurang lebih 2.330,” ujar Sherly.
Dia membagikan 16 ijazah, penyerahan buku rekening penerimaan bantuan beasiswa program Indonesia Pintar kepada tiga orang siswa, serta penyerahan buku tabungan Bosda kepada lima kepala sekolah secara simbolis.
(rca)
Lihat Juga :