4 Pondok Pesantren di Jawa Barat Dapat Bantuan Fasilitas Sanitasi dan Air Bersih
Rabu, 21 Mei 2025 - 22:53 WIB
loading...
A
A
A
Berdasarkan survei SEP pada 2024 di 210 pesantren di Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Jawa Timur, pondok pesantren dengan akses air bersih yang layak baru berada di angka 54% dan pesantren dengan akses sanitasi layak di angka 38%.
Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Head of Climate & Water Stewardship Danone Indonesia Ratih Anggraeni dan Ketua SEP Ustaz Ahmad Tazakka Bonanza kepada Ustaz Dede Mashuri, Pimpinan Pondok Pesantren Syafiul Huda.
Baca juga: Begini Cara Arab Saudi Membuat Air Bersih
Pimpinan Pondok Pesantren Syafiul Huda Ustaz Dede Mashuri menyambut baik bantuan tersebut.
Fasilitas air bersih dan sanitasi merupakan salah satu kebutuhan yang sangat penting untuk keseluruhan kegiatan di Pondok Pesantren setiap hari.
"Ini akan sangat menunjang proses belajar mengajar dan beribadah seluruh santri di pondok pesantren kami, terutama dalam menjaga kesucian dan kebersihan diri. Kami berharap hal ini juga akan meningkatkan kualitas hidup dan kondisi kesehatan para santri,” ujarnya, Rabu (21/5/2025).
Ratih Anggraeni mengatakan, pihaknya berkomitmen menghadirkan produk air minum yang berkualitas sekaligus mendukung pemenuhan kesehatan dan keberlanjutan lingkungan.
Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Head of Climate & Water Stewardship Danone Indonesia Ratih Anggraeni dan Ketua SEP Ustaz Ahmad Tazakka Bonanza kepada Ustaz Dede Mashuri, Pimpinan Pondok Pesantren Syafiul Huda.
Baca juga: Begini Cara Arab Saudi Membuat Air Bersih
Pimpinan Pondok Pesantren Syafiul Huda Ustaz Dede Mashuri menyambut baik bantuan tersebut.
Fasilitas air bersih dan sanitasi merupakan salah satu kebutuhan yang sangat penting untuk keseluruhan kegiatan di Pondok Pesantren setiap hari.
"Ini akan sangat menunjang proses belajar mengajar dan beribadah seluruh santri di pondok pesantren kami, terutama dalam menjaga kesucian dan kebersihan diri. Kami berharap hal ini juga akan meningkatkan kualitas hidup dan kondisi kesehatan para santri,” ujarnya, Rabu (21/5/2025).
Ratih Anggraeni mengatakan, pihaknya berkomitmen menghadirkan produk air minum yang berkualitas sekaligus mendukung pemenuhan kesehatan dan keberlanjutan lingkungan.
Lihat Juga :