4 Pondok Pesantren di Jawa Barat Dapat Bantuan Fasilitas Sanitasi dan Air Bersih
Rabu, 21 Mei 2025 - 22:53 WIB
loading...
A
A
A
Untuk itu, dengan visi yang sama dalam memajukan ummat dan meningkatkan kualitas kesehatan, pihaknya menginisiasi program bantuan akses air bersih dan sanitasi serta edukasi PHBS di pondok pesantren bersama SEP
”Kami sangat berbahagia dapat bekerja sama dengan empat pondok pesantren di Jawa Barat. Kami berharap tentunya melalui kolaborasi seluruh pihak, program ini dapat memberikan manfaat yang maksimal dalam menunjang kegiatan para santri serta pengurus pondok pesantren" katanya.
Ratih menjelaskan inisiatif ini merupakan komitmennya mendukung pemerintah Indonesia dalam mencapai 100% akses universal terhadap air, di mana setiap orang dapat memperoleh air bersih pada 2030 sesuai dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.
"Kami mengembangkan program Water Sanitation and Hygiene (WASH) yang dijalankan di sekitar wilayah operasionalnya serta di beberapa daerah yang memiliki tingkat akses air bersih dan sanitasi yang rendah di Indonesia," paparnya.
Hingga 2024, kata Ratih, sebanyak 573.000 jiwa di 46 kota dan kabupaten, serta lebih dari 70 desa telah menerima manfaat dari program ini. Program ini didasarkan pada hasil pemetaan sosial dan lingkungan, analisis kebutuhan masyarakat dan data nasional terkait tingkat akses air bersih dan sanitasi di daerah-daerah di Indonesia.
”Kami sangat berbahagia dapat bekerja sama dengan empat pondok pesantren di Jawa Barat. Kami berharap tentunya melalui kolaborasi seluruh pihak, program ini dapat memberikan manfaat yang maksimal dalam menunjang kegiatan para santri serta pengurus pondok pesantren" katanya.
Ratih menjelaskan inisiatif ini merupakan komitmennya mendukung pemerintah Indonesia dalam mencapai 100% akses universal terhadap air, di mana setiap orang dapat memperoleh air bersih pada 2030 sesuai dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.
"Kami mengembangkan program Water Sanitation and Hygiene (WASH) yang dijalankan di sekitar wilayah operasionalnya serta di beberapa daerah yang memiliki tingkat akses air bersih dan sanitasi yang rendah di Indonesia," paparnya.
Hingga 2024, kata Ratih, sebanyak 573.000 jiwa di 46 kota dan kabupaten, serta lebih dari 70 desa telah menerima manfaat dari program ini. Program ini didasarkan pada hasil pemetaan sosial dan lingkungan, analisis kebutuhan masyarakat dan data nasional terkait tingkat akses air bersih dan sanitasi di daerah-daerah di Indonesia.
(shf)
Lihat Juga :