Pabrik Gula Kelapa Tradisional Jadi Tempat Wisata Menarik di Desa Karangrejo Magelang
Kamis, 15 Mei 2025 - 16:35 WIB
loading...
A
A
A
Dengan terbatasnya ketersediaan bahan baku tersebut, produksi gula kelapa pun tidak bisa ditingkatkan dengan cepat. Padahal seringkali ia diminta oleh wisatawan mancanegara yang datang ke tempatnya untuk mengirimkan dalam jumlah besar secara periodik.
"Karena kerterbatasan produksi, kami tidak bisa melayani permintaan ekspor," ujarnya.
Gula kelapa diproduksi dalam bentuk potongan balok dan serbuk yang bisa digunakan sebagai campuran kopi ataupun sebagai bahan baku untuk memasak. Satu kemasan gula kelapa ini ditawarkan mulai dari Rp20.000 hingga Rp30.000, tergantung varian. Gula-gula ini dikemas unik dari anyaman bambu yang menambah nilai estetika dan sangat cocok dijadikan sebagai oleh-oleh.
"Produksi baru sekitar 70 kilogram sehari, banyak pengunjung yang tidak kebagian. Jadi mereka cuma ngopi-ngopi saja di sini," katanya.
Agus bercerita, ramainya pengunjung ke pabrik gulanya itu tidak lain berkat kehadiran Balkondes (balai ekonomi desa) yang dibangun PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk. Balkondes tidak hanya sebagai pusat pelatihan dan pemberdayaan masyarakat desa, tetapi juga menjadi fasilitas ekonomi dan pariwisata.
"Karena kerterbatasan produksi, kami tidak bisa melayani permintaan ekspor," ujarnya.
Gula kelapa diproduksi dalam bentuk potongan balok dan serbuk yang bisa digunakan sebagai campuran kopi ataupun sebagai bahan baku untuk memasak. Satu kemasan gula kelapa ini ditawarkan mulai dari Rp20.000 hingga Rp30.000, tergantung varian. Gula-gula ini dikemas unik dari anyaman bambu yang menambah nilai estetika dan sangat cocok dijadikan sebagai oleh-oleh.
"Produksi baru sekitar 70 kilogram sehari, banyak pengunjung yang tidak kebagian. Jadi mereka cuma ngopi-ngopi saja di sini," katanya.
Agus bercerita, ramainya pengunjung ke pabrik gulanya itu tidak lain berkat kehadiran Balkondes (balai ekonomi desa) yang dibangun PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk. Balkondes tidak hanya sebagai pusat pelatihan dan pemberdayaan masyarakat desa, tetapi juga menjadi fasilitas ekonomi dan pariwisata.
Lihat Juga :