Dampak COVID-19, Omset Kedai Sate Maranggi Terjun Bebas

Minggu, 03 Mei 2020 - 16:13 WIB
loading...
Dampak COVID-19, Omset...
Wa Heri sedang membakar sendiri sate Marangginya saat menjelang buka puasa. Kedainya yang berada di Jalan Raya Anjungan, Plered, Purwakarta, terdampak pandemi COVID-19. SINDOnews/Asep Supiandi
A A A
PURWAKARTA - Pengusaha sate Maranggi, menjadi salah satu kuliner khas Purwakarta yang cukup parah terdampak pandemi virus Corona atau COVID-19. Sejak dua bulan terakhir, kedai-kedai sate Maranggi yang banyak terdapat di sekitaran Jalan Raya Anjungan, Plered, kehilangan pelanggan.

Biasanya saat akhir pekan, di kedai-kedai tersebut selalu dipenuhi para penikmat kuliner khas Purwakarta tersebut. Saking penuhnya areal parkir, kendaraan meluber ke bahu jalan. Umumnya kendaraan yang terparkir itu berpelat nomor luar Purwakarta, seperti Jakarta, Bandung, Bekasi atau Karawang.

Namun pemandangan itu jauh berbeda saat wabah Corona seperti sekarang. Praktis areal-aeral parkir yang tersedia di setiap kedai selalu kosong. Kalau pun ada hanya satu dua kendaraan yang berhenti. Itu pun tidak makan di situ, mereka hanya memesan untuk dibawa pulang.

Begitu pula saat waktu magrib tiba, biasanya kedai-kedai itu sering dijadikan lokasi buka puasa bersama. Saat ini hanya terlihat karyawan kedai yang sedang santai menunggu pelanggan. Di antara kedai sate Maranggi yang terdampak COVID -19 di Jalan Raya Anjungan, Plered, adalah, milik Heri Apandi (Wa Heri).

Ketika kondisi normal, kedai miliknya ini termasuk paling ramai di antara tempat-tempat lainnya. Maklum Wa Heri termasuk generasi kelima dari penemu sate Maranggi khas Purwakarta. Rasa dari hasil olahan daging sapi atau kambingnya memiliki cita rasa tersendiri dengan didominasi bumbu rempah warisan leluhurnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kendaraan Pemudik Padat...
Kendaraan Pemudik Padat Merayap di Tol Cipali Purwakarta
Sejarah dan Asal-usul...
Sejarah dan Asal-usul Purwakarta, Ada Jejak Penyebaran Agama Islam
Jadi Penjabat Bupati...
Jadi Penjabat Bupati Purwakarta, Ini Komitmen Benni Irwan
Hardiknas 2022 dan Pendidikan...
Hardiknas 2022 dan Pendidikan Sebagai Sektor Pelayanan Dasar
Pendidikan Skala Prioritas...
Pendidikan Skala Prioritas dalam Pembangunan Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta.
Hadapi Varian Omicron,...
Hadapi Varian Omicron, Pakar Epidemiologi: Prokes Tetap Nomor 1 Cegah Penularan
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Menyebar ke 23 Negara, Ini yang Perlu Diketahui
Kemenkes Deteksi Ada...
Kemenkes Deteksi Ada 72 Kasus Covid-19 Varian Baru di Indonesia
Varian Baru Covid-19...
Varian Baru Covid-19 Terdeteksi Sudah Berada di AS
Rekomendasi
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Mengapa Ferrari Nekat...
Mengapa Ferrari Nekat Bikin Mobil Listrik Saat Lamborghini dan Pagani Menolak Keras?
Berita Terkini
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
Infografis
19 Menteri Bergelar...
19 Menteri Bergelar S3, Prabowo Tagih Kepintarannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved