JATMA Aswaja Bangun Bangsa dan Kokohkan Nasionalisme Melalui Tarekat

Jum'at, 18 April 2025 - 17:01 WIB
loading...
A A A
Baca juga: 8 Kerajaan Islam di Indonesia, dari Samudera Pasai hingga Mataram Islam

Wakil Sekjen JATMA Aswaja M Hasan didampingi Maulana Habib Luthfi bin Yahya dan Sekjen Helmy Faishal Zainidan jajaran pengurus membacakan Ikhbar peresmian JATMA Aswaja di hadapan puluhan ribu jamaah.

Helmy Faishal Zaini menjelaskan bahwa organisasi ini dibangun di atas dua pilar utama, yakni pertama, membangun transendentalisme dan kedua, pemberdayaan ekonomi ummat.

"Menjadikan thariqah sebagai jalan penguatan hubungan antara hamba dan Allah. Dalam dunia yang penuh distraksi, manusia membutuhkan ruang sunyi dan thariqah menyediakan ruang itu secara sistematis. Dzikir, suluk, dan adab kepada mursyid bukanlah praktik yang asing dari kehidupan sosial, tetapi justru menjadi fondasi kesalehan publik. JATMA ASWAJA mengajak umat Islam Indonesia untuk kembali pada tradisi dzikir berjamaah, pengajian thariqah, dan penguatan sanad keilmuan serta ruhaniyah," ungkapnya.

Selain itu ia menjelaskan bahwa spirit thariqah tidak anti dunia. Sebaliknya, thariqah mendorong umat untuk memakmurkan bumi.

Dia menegaskam, JATMA ASWAJA berkomitmen menjalankan dakwah integral, menyucikan jiwa dan memandirikan ekonomi. Melalui jaringan koperasi, pemberdayaan UMKM, hingga gerakan filantropi berbasis pesantren dan zawiyah, pihaknya ingin memastikan bahwa para pengamal thariqah tidak hanya kuat secara ruhani, tetapi juga tangguh secara ekonomi dan sosial.

Helmy Faishal menambahkan, organisasi ini berdiri di atas nilai-nilai Islam Wasathiyah, konsep Islam pertengahan yang menolak ekstremisme dan keberagamaan yang kaku.

"Prinsip-prinsip tawasuth (moderat), tawazun (seimbang), tasamuh (toleran), dan i’tidal (adil) menjadi nilai yang tak terpisahkan dari praktik thariqah sejak dulu," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
Pimpinan Padepokan Padang...
Pimpinan Padepokan Padang Ati Diciduk Polisi terkait Kasus Pencabulan, 350 Santri Dipulangkan
Momen Tiga Tokoh NU...
Momen Tiga Tokoh NU Mengikuti Pendidikan Kepemimpinan di PMKNU Cirebon
Jelang Muktamar ke-35...
Jelang Muktamar ke-35 NU, Masyayikh Sukorejo Minta Semua Kader NU Dirangkul
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Temui Sejumlah Tokoh NU Jawa Barat
Maju di Muktamar ke-35...
Maju di Muktamar ke-35 NU, Gus Salam Silaturahmi ke Abuya Muhtadi Dimyati Banten
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Paradoks NU: Ketika...
Paradoks NU: Ketika Membesar, Jangan Sampai Kehilangan Akar
Di Forum Internasional...
Di Forum Internasional Malaysia, PUI Tegaskan Dukungan Pembebasan Ghannouchi
Rekomendasi
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Jerman vs Curacao: Sang...
Jerman vs Curacao: Sang Debutan Jadi Ujian Perdana Die Mannschaft
Jerman Unggul atas Curacao...
Jerman Unggul atas Curacao 3-1 di Babak Pertama, Tim Debutan Sempat Bikin Kejutan
Berita Terkini
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved