JATMA Aswaja Bangun Bangsa dan Kokohkan Nasionalisme Melalui Tarekat

Jum'at, 18 April 2025 - 17:01 WIB
loading...
A A A
Dia mengungkapkan, bahwa para mursyid Thariqoh mengajarkan bahwa beragama jangan sampai kehilangan kontak dengan realitas.

"Karena esensi beragama adalah mengajarkan tentang generosity, yakni sikap kedermawanan, yang kuat membantu yang lemah, yang kaya membantu yang miskin. Ini menjadi penting untuk konteks global dan domestik sekarang ini, yang relevan dengan kondisi bangsa," tegasnya.

Menurut Helmy Faishal Zaini, para mursyid thariqah sejak zaman Wali Songo hingga hari ini, telah menjadi penjaga keindahan Islam melalui pendekatan yang lembut, santun, dan merangkul.

"Kami berkomitmen untuk meneruskan warisan itu: menjaga harmoni antarumat, merawat keberagaman dalam bingkai ukhuwah insaniyah, dan meneguhkan kembali akhlakul karimah sebagai ruh peradaban," terang Helmy Faishal Zaini yang juga pernah menjabat Sekretaris Jenderal PBNU periode 2015-2021 dan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (2009-2014).

Pendirian organisasi ini menurut Helmy Faishal, bukan sekadar pembentukan struktur organisasi.

"JATMA Aswaja merupakan penanda zaman bahwa spiritualitas Islam masih memiliki tempat di tengah dunia yang serba cepat dan dangkal. Ia adalah suara para pecinta Tuhan, yang berjalan dalam diam tapi mengubah banyak hal," tegasnya.

Helmy Faishal berharap, melalui JATMA ASWAJA akan lahir generasi baru pengamal thariqah, yang tidak hanya fasih dalam wirid dan dzikir, tapi juga bijak dalam memimpin umat, adil dalam bermuamalah, dan kokoh dalam menjaga bangsa dari polarisasi dan perpecahan.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
Pimpinan Padepokan Padang...
Pimpinan Padepokan Padang Ati Diciduk Polisi terkait Kasus Pencabulan, 350 Santri Dipulangkan
Momen Tiga Tokoh NU...
Momen Tiga Tokoh NU Mengikuti Pendidikan Kepemimpinan di PMKNU Cirebon
Jelang Muktamar ke-35...
Jelang Muktamar ke-35 NU, Masyayikh Sukorejo Minta Semua Kader NU Dirangkul
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Temui Sejumlah Tokoh NU Jawa Barat
Maju di Muktamar ke-35...
Maju di Muktamar ke-35 NU, Gus Salam Silaturahmi ke Abuya Muhtadi Dimyati Banten
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Paradoks NU: Ketika...
Paradoks NU: Ketika Membesar, Jangan Sampai Kehilangan Akar
Di Forum Internasional...
Di Forum Internasional Malaysia, PUI Tegaskan Dukungan Pembebasan Ghannouchi
Rekomendasi
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved